Ancaman hukuman UU itu adalah 15 tahun penjara. Itu belum termasuk hukuman tambahan. Jika sesuai pasal 80 dan 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, hukuman bisa ditambah sepertiga karena yang melakukan kekerasan seksual adalah orang terdekat korban.

Seperti diwartakan sebelumnya, skandal seks antara ayah dan anak kandung di Banjarbaru itu berhasil terbongkar setelah sang anak melarikan diri dari rumah.

Sang anak mengakui sejak usia 16 tahun sudah digagahi oleh ayah kandungnya sendiri. Tak cuma itu, S yang seharusnya melindungi juga tega menghamili anaknya. Bahkan menjualnya kepada temannya yang berinisial M. S dan M pun diamankan polisi pada Minggu (06/10) kemarin.

Baca Juga: Tabrakan Horor di Tapin: Ibu Tewas, Anak Luka-Luka

Baca Juga: Dugaan Wanprestasi Dalam Jerat Penipuan Bupati Balangan

Baca Juga: Temui Mahasiswa, Anggota DPRD Banjarbaru Mengeluh Kepanasan

Baca Juga:  Bupati Balangan Klarifikasi Penetapan Tersangka, Beberkan Sosok Dwi yang Ngaku KPK

Baca Juga: Jadi Tersangka, Ansharuddin Tetap Bisa Nyalon Bupati Balangan

Baca Juga: Polda Kalsel Bungkam Soal Penetapan Tersangka Bupati Balangan

Baca Juga: Jadi Tersangka, Ansharudin Tetap Pede di Pilbup Balangan 2020

Baca Juga: Bupati Balangan Yakin Polisi Semakin Profesional

Baca Juga: Pilkada 2020, Wakil Bupati Balangan Belum Tentukan Sikap

Baca Juga: Ansharuddin Siap Lanjutkan Jabatan Bupati Balangan

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah