apahabar.com
Pembangunan minggu kesebelas mencapai 10 persen, Bupati HST, HA Chairansyah didampingi Kepala Bagian Umum Setda HST, Drs Helmi meninjau pembangunan Asrama Mahasiswa Murakata di Banjarbaru, Kamis (10/10). Foto-Ramadlan for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Pembangunan Asrama Mahasiswa Murakata di Banjarbaru, Jalan Dahlia Raya No 43 Kelurahan Sungai Besar memakan anggaran sebesar Rp3,8 milyar. Pembangunan itu dianggarkan pada APBD HST 2019 yang sebentar lagi akan berakhir masanya.

Pengerjaan asrama hingga minggu kesebelas ini sudah mencapai 10 persen lebih. Karena itu, Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), HA Chairansyah mengingatkan agar kontraktor dapat bekerja efektif  untuk mengejar target waktu penyelesaian.

Chairansyah tak ingin penyelesaian pembangunan yang diharapkan para mahasiswa Bumi Murakata itu terlambat.

“Saya minta untuk bekerja lembur agar pekerjaan selesai tepat waktu,” pinta Chairansyah didampingi Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) HST, Drs Helmi saat meninjau langsung proyek pembangunan Asrama Mahasiswa Murakata di Banjarbaru, Kamis (10/10).

Dari pihak kontraktor, CV Sandi Borneo, meyakini pembangunan proyek asrama itu akan selesai tepat waktu. Sebab pihaknya menurunkan 40 pekerja setiap hari dan pada malam hari sebanyak 20 pekerja.

“Alhamdulillah pekerjaan lancar, kami bekerja lembur hingga pukul 23.00 (Wita),” kata Konsultan Pengawas Proyek, Rusli.

Asrama bakal ditempati mahasiswa dari Bumi Mufakat Rakat Seiya dan Sekata (Murakata), sebutan HST itu nantinya tersedia 18 kamar dengan ukuran 3,25 x 3,50 meter.

Selain itu, asrama juga dilengkapi dengan ruang pertemuan, mushalla, garasi, kamar mandi serta WC sebanyak 10 buah.

Baca Juga: Tinjau Proyek Pengerjaan Bandara, Paman Birin: November Akan Soft Launching

Baca Juga: Jadi Tempat Wisata, Kampung Arab Justru Tak Tersentuh Wisatawan

Baca Juga: Hadiri Rakor, Paman Birin Soroti Penanganan Banjir dan Masalah Anak

Baca Juga: Jelang Pilgub 2020; Denny Indrayana Tebar Pesona, Gerindra: Belum Tertarik

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini