Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Topan Hagibis Jepang Berdampakkah di Indonesia?

- Apahabar.com Minggu, 13 Oktober 2019 - 13:23 WIB

Topan Hagibis Jepang Berdampakkah di Indonesia?

Potret udara permukiman terendam akibat topan Hagibis Jepang. Foto: EUTERS

apahabar.com, JAKARTA – Topan Hagibis melanda Jepang, berdampakkah di Tanah Air? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut  tidak berdampak ke Indonesia. Apalagi Intensitas kecepatan topan yang bergerak meninggalkan Jepang sudah mulai menurun.

BMKG mengutip analisis Badan Meteorologi Jepang (JMA) bahwa topan Hagibis sudah bergerak meninggalkan daratan Jepang ke arah timur laut menuju Samudera Pasifik Barat bagian utara. Meski masih dalam skala kuat, namun intensitas topan Hagibis menurun dari 75 knot ke 60 knot dalam rentang waktu 12 jam.

“Walaupun masih dalam skala kuat, namun intensitas Typhoon Hagibis mulai menurun, saat ini kecepatan angin di pusat typhoon adalah 60 knots sedangkan 12 jam sebelumnya adalah 75 knots. Dalam 24 jam ke depan JMA memprakirakan Typhoon Hagibis akan menurun intensitasnya. Posisi Typhoon Hagibis yang pagi ini makin jauh dari wilayah Indonesia tidak memberikan dampak terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di Indonesia,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (13/10).

Terkait potensi hujan berintensitas sedang-lebat di sejumlah wilayah tidak disebabkan karena topan Hagibis. BMKG menyatakan, potensi hujan karena tekanan udara rendah di wilayah Indonesia bagian utara.

Baca Juga: Kotabaru Masih Krisis Air Bersih

Baca Juga: Dampak Pertambangan, Air Sungai Satui Tak Layak Konsumsi

Sumber: Detik.com
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Jurnalis Lingkungan dari AS Ditangkap di Palangkaraya

Nasional

Jurnalis Lingkungan dari AS Ditangkap di Palangkaraya
apahabar.com

Nasional

Sebut Kinerja Polri Alami Peningkatan, Pakar: Jangan Cepat Puas
apahabar.com

Nasional

Tanggapi Video Sandera WNI Menangis, Kemlu Upayakan Pembebasan
apahabar.com

Nasional

Pertama, Hakim Militer Diberhentikan Lantaran Selingkuh
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Generasi Muda Jangkar Kemitraan Indonesia-Australia
apahabar.com

Nasional

Kapolres Banjar: 22.235 Personel Gabungan Kawal Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Yogyakarta
apahabar.com

Nasional

BPPTKG Sebut Konsentrasi Gas CO2 Gunung Merapi Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com