Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Upaya Mahasiswa Mendorong #Savemeratus Jadi Isu Nasional  

- Apahabar.com Jumat, 4 Oktober 2019 - 18:50 WIB

Upaya Mahasiswa Mendorong #Savemeratus Jadi Isu Nasional   

Aksi #Savemeratus di Simpang Empat Jalan Lambung Mangkurat, Jumat sore (4/10). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi menentang kegiatan pertambangan di Pegunungan Meratus di Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel terus bergema.

Seperti gerakan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, Jumat sore (4/9) di Simpang Empat Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin itu merupakan langkah agar #Savemeratus menjadi isu nasional.

Tujuan aksi kali ini untuk menyampaikan suara penolakan eksploitasi tambang di jantung pulau Kalimantan itu.

“Ini salah satu pergerakan aksi solidaritas kita untuk memberitahukan kepada warga Kalsel kondisi Pegunungan Meratus sekarang,” ujar Presiden Alinasi BEM Seluruh Indonesia, Muhammad Nurdiansyah.

Berangkat dari sana, pihaknya mengharapkan warga Bumi Lambung Mangkurat ini lebih peduli akan lingkungan. Pihaknya pun berusaha isu #savemeratus kian mencuat hingga nasional.

“Kita sudah berkoordinasi dengan BEM se Kalsel untuk bersama-sama ikut mengharapkan peran warga sekitar,” pungkas mahasiswa jurusan pertanian ini.

Suara hati dari para mahasiswa seluruh Indonesia tersebut disambut baik oleh Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono.

Bang Kos panggilan akrabnya Kisworo Dwi Cahyono berterima kasih kepada mahasiswa telah memperjuangkan penolakan eksploitasi Meratus.

Pegunungan Meratus satu satunya rimba terakhir yang perlu diselamatkan, baik di dunia maupun tingkat Kalsel. “Saya berterima kasih kepada mahasiswa telah menggalakkan #savemeratus,” tegas Kis.

Diketahuinya sebelum aksi, Kis telah memaparkan pada mahasiswa, dari 3,7 hektar lahan yang ada di Kalsel, 50 persen diantaranya berupa areal tambang dan perkebunan sawit.

“Ada masyarakat Dayak Meratus yang masih hidup di sana. Karena jasa mereka lah hari ini udara bersih. Sebutan seribu sungai jangan sampai menjadi seribu tambang,” kata dia.

Baca Juga: Aksi Save Meratus Damai, Polwan Bagi-Bagi Puluhan Bunga

Baca Juga: BEM SI Gelar Aksi Save Meratus, Upaya Tarik Simpati Masyarakat Kalsel

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Petugas Kebersihan ‘Perang’ Melawan Sampah Durian
apahabar.com

Kalsel

BWI Kalsel Fokus Optimalkan Gerakan Wakaf Uang
apahabar.com

Kalsel

Sadis, Intip Cara Shinchan Habisi Nyawa Vina di KS Tubun
apahabar.com

Kalsel

Warung Gratis Majelis Sullamussa’adah Manjakan Jemaah Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

6 PSK Eks Pembatuan dan Pelanggan Masuk Penjara, Pol PP: Biar Jera!
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Tetapkan Anggota DPRD Terpilih 2019-2024, Simak Daftar Namanya
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19, Dokter Penyakit Dalam HST Berpulang
apahabar.com

Kalsel

Gelar Razia, Polres Banjar Jaring Ratusan Pengendara  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com