Nekat, Preman di Pekapuran Todongkan Pisau ke Polisi Lagi, Polisi Kotabaru Endus Dugaan Korupsi Dana Desa Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19




Home Kalsel

Kamis, 10 Oktober 2019 - 11:16 WIB

Videonya Viral di Medsos, Waria Banjarmasin Kena Pecat

Redaksi - Apahabar.com

Sejumlah wanita setengah pria terjaring dalam razia Satpol PP Banjarmasin, Kamis dini hari.  Foto-apahabar.com/Bahaudin

Sejumlah wanita setengah pria terjaring dalam razia Satpol PP Banjarmasin, Kamis dini hari. Foto-apahabar.com/Bahaudin

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib tidak baik terus menghampiri Johansyah.

Waria 30 tahun itu terpaksa harus berurusan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

Dini hari, Kamis (10/10), Johansyah terjaring razia. Ia kedapatan mangkal di Jalan Lambung Mangkurat atau tepatnya samping gedung DPRD Kalsel.

Berdasar laporan 2019, Johansyah rupanya sudah empat kali dididik oleh Rumah Singgah Dinas Sosial Banjarmasin.

Saking seringnya tertangkap, warga Hulu Sungai Tengah (HST) itu viral di media sosial. Tepatnya, video saat ia terjaring pada operasi Agustus lalu.

Popularitasnya bahkan seperti selebritis, namun tak berbuah manis. Namun, karena sering ketahuan mangkal Johansyah sering diberhentikan dari tempatnya bekerjanya.

Baca juga :  Sebaran Covid-19 Kalsel Pengaruhi Pola Perilaku, Masyarakat Mulai Acuh?

“Jangan di kamera dong, gara gara itu aku diberhentikan orang bekerja. Videonya viral,” ujar Johansyah saat digelandang petugas.

Kepada awak media, ia mengaku sehari hari bekerja serabutan. Segala profesi dilakoni untuk menyambung hidup. Termasuk menjadi buruh bangunan.

Karena sering dipecat, kini Johan hanya menggantungkan hidup dari menjajakan diri sebagai waria.

Meski begitu, kondisi demikian tak membuat Danton I Satpol PP Kota Banjarmasin, Rizkan luluh.

“Kita ini giat untuk menegakan Perda Kota Banjarmasin. Penyakit masyarakat seperti waria juga kita singkirkan,” tegasnya kepada apahabar.com.

Sudah semestinya, kata dia, aparat menegakan aturan daerah terkait penyakit masyarakat. Johan, kata Rizkan, adalah pemain lama.

Baca juga :  Peserta Tender Pertanyakan Syarat Baru pada Lelang Proyek di Dinas PUPR Kotabaru

Mereka akan dikirim ke Banjarbaru. Artinya tak lagi dibina oleh rumah dinas Dinas Sosial Banjarmasin.

“Agar ada efek jera,” jelas Rizkan.

Baca Juga: Duh, Ibu di Banjarmasin Tengah Tega Jadikan Putrinya Budak Seks!

Baca Juga: Proyek KA Kalsel, Komisi III: Masyarakat Bakal Untung

Baca Juga: Tunggu Pelanggan, 7 PSK Diamankan Satpol PP Banjarmasin

Baca Juga: Anggarkan 39 Miliar, Dispersip Kalsel Upayakan Peningkatan Kualitas Baca Masyarakat

Baca Juga: Tragis! Sakit Hati Dicerai, Pria di HSU Ini Bacok Suami Mantan Istri 

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tiga Pantai Jadi Langganan Bencana, Kalimantan Selatan Waspada Cuaca Ekstrem
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Kampung Basirih; Asal Nama Hingga Suku Pertama yang Menghuni Wilayah Itu
apahabar.com

Kalsel

Bangun Siring Muara Kelayan, Pedagang Beras Akhirnya Bersedia Lepas Lahan
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Operasi Patuh di Batola, Mayoritas Pelanggar Tak Pakai Helm
apahabar.com

Kalsel

Belum Dipulangkan, Jasad WNA yang Tewas di Tabalong Disemayamkan di Indonesia?
apahabar.com

Kalsel

Gegara ‘Kentut’ Sembarangan, Dua Warga Banjarmasin Selatan Saling Pukul
apahabar.com

Kalsel

Tikungan Puntik Renggut Nyawa Warga Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Rayakan Ultah ke 34, PT Bangun Banua Diharapkan Terus Melebarkan Sayap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com