Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

6 Pelamar CPNS Disabilitas Batola Bertarung di Jalur Umum

- Apahabar.com Sabtu, 30 November 2019 - 14:49 WIB

6 Pelamar CPNS Disabilitas Batola Bertarung di Jalur Umum

Meski formasi tersedia, kualifikasi pendidikan kerap menjadi penghalang pelamar disabilitas. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terkendala kualifikasi pendidikan, 6 dari 7 pelamar jalur khusus disabilitas terpaksa mendaftar di formasi umum CPNSD Barito Kuala.

Dari 175 formasi, Batola membutuhkan 3 pelamar disabilitas. 1 di antaranya untuk mengisi pelaksana asisten apoteker dengan kualifikasi pendidikan D III farmasi.

Kemudian 1 analis perencanaan, evaluasi dan pelaporan dengan kualifikasi pendidikan S1 akutansi dan S1 ekonomi manajemen.

Formasi terakhir adalah 1 ahli pertama analis kepegawaian dengan kualifikasi pendidikan S1 administrasi publik, S1 pemerintahan dan S1 administrasi negara.

Proses pendaftaran CPNSD 2019 sudah resmi ditutup, Rabu (27/11), hanya formasi analis kepegawaian yang terisi. Itupun cuma seorang pendaftar.

Sebenarnya berdasarkan verikasi visual, terdapat 6 pelamar disabilitas lain yang menyerahkan berkas pendaftaran kepada  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Bapegdiklat) Batola.

Namun mereka terpaksa merelakan kesempatan mendaftar melalui jalur khusus, lantaran tidak memenuhi kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.

Akhirnya mereka bertarung melawan pelamar formasi umum lain. Terdapat 2 pelamar yang mengambil formasi ahli pertama guru Agama Islam SD, serta 2 pelamar lain untuk formasi ahli pertama penggerak swadaya masyarakat.

Sedangkan 2 pelamar tersisa masing-masing memilih ahli pertama guru kelas SD dan pelaksana terampil bidan.

“Oleh karena tidak memiliki pelamar, biasanya Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginstruksikan agar kekosongan tersebut diisi pelamar umum,” jelas Kasubdit Formasi dan Karier Bapegdiklat Batola, Yusfik Jauhari, Jumat (29/10).

Dengan demikian, terdapat 2 CPNS yang mengisi formasi asisten apoteker, dan analis perencanaan, evaluasi dan pelaporan. Hal tersebut disebabkan Batola menyediakan formasi serupa di jalur umum.

Situasi serupa juga terjadi untuk jalur khusus cumlaude atau lulusan terbaik. Dari 2 formasi, cuma ahli pertama analis anggaran yang terisi.

Demi memperebutkan 1 posisi, terdapat 5 pelamar yang bertarung. 2 alumni Universitas Brawijaya Malang dan United Muhammadiyah Malang, menghadapi 3 lulusan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Sedangkan formasi ahli pertama perencana yang mencari sarjana teknik informatika dan sarjana teknik sipil, tidak diisi pemilik predikat cumlaude.

Tetapi bukan berarti posisi tersebut tetap kosong, mengingat masih tersedia formasi serupa melalui jalur umum.

Baca Juga: Puluhan Pelamar CPNSD Batola Berpeluang Lulus Mudah

Baca Juga: Jelang Tes CPNS 2020, Bimbel di Banjarbaru Diserbu Ratusan Peminat

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update 26 Mei: Tambah 27 Kasus, Total 630 Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dewan Minta Bank Kalsel Segera Selesaikan Masalah Kredit Macet
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Muzahik Tumpah Ruah di Penyerahan Zakat Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Jumat Berbagi, Kompol Ukkas M Kitta Berikan Sembako pada Korban Kebakaran di Alalak
apahabar.com

Kalsel

Mengukur Potensi Pemuda di Pilkada Banjarmasin 2020 Mendatang
apahabar.com

Kalsel

DPD TMP Kalsel Soroti Permenristekdikti Nomor 55 tahun 2018
apahabar.com

Kalsel

357 Penderita DBD, 1 Meninggal, Dinkes Belum Tetapkan Kalsel KLB
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Kembali Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com