Tambah 103 Kasus, Semua Kelurahan di Banjarmasin Kini Zona Merah! Kalsel Jadi Atensi Presiden, Cuncung Minta GTPP Proaktif Eks Pacar Bidan Pembunuh Anak di Barito Utara Diperiksa Banjarmasin Buka Rumah Ibadah, Kemenag: Wajib Kantongi Suket Kalsel Diatensi Presiden, Warga Banjarbaru Sabar Dulu




Home ACT

Rabu, 20 November 2019 - 14:54 WIB

ACT Distribusikan 55 Ton Beras untuk Pesantren Prasejahtera

Uploader - Apahabar.com

Jangkauan wilayah yang menerima bantuan program Beras untuk Santri Indonesia. Foto - ACT

Jangkauan wilayah yang menerima bantuan program Beras untuk Santri Indonesia. Foto - ACT

apahabar.com, PANDEGLANG – Sejak diluncurkan pada 22 Oktober 2019 lalu, program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah mendistribusikan hingga 55 ton beras ke berbagai pesantren di Indonesia.

Puluhan ton beras ini diperuntukan pemenuhan pangan santri-santri,khususnya mereka yang belajar di pesantren pedalaman daerah. Pendistribusian beras menjangkau 22 provinsi yang meliputi 51 kota/kabupaten dengan total 77 pesantren yang telah mendapatkan bantuan beras dari ACT.

“Pesantren-pesantren ini tersebar di Sumatra, Kalimantan, Jawa Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku. Sampai saat ini, beras telah mencukupi lebih dari 12 ribu santriwan dan santriwati,” jelas Direktur Program ACT Wahyu Novyan.

Hingga saat ini, pendistribusian beras terus berlangsung. Misalnya, beberapa hari lalu ACT telah mendistribusikan 1 ton beras ke Pesantren Miftahul Bayan yang ada di Pandeglang.

Baca juga :  Global Qurban-ACT Siap Distribusikan Lebih Banyak Pada 2020

Pengasuh pesantren Kiai Haji Mulyadi mengungkapkan, santrinya tak dipungut biaya untuk pendidikan di pesantren. Mereka secara gratis belajar di Miftahul Bayan. Per bulan, santri-santri hanya diminta untuk patungan membayar listrik yang mereka gunakan juga. Sukma dari Tim Program ACT Banten mengatakan, sebelum mendistribusikan bantuan beras, ACT Banten telah melakukan asesmen kepada pesantren.

“Pesantren ini masuk kriteria penerima manfaat program BERISI. Santri-santri di sini tak dipungut biaya pendidikan, fasilitas pesantren pun masih sederhana. Murid-murid masih tinggal di kobong sederhana. Mereka umumnya datang dari keluarga prasejahtera dari berbagai daerah, tak hanya dari Pandeglang saja,” jelas Sukma.

Selain di Pandeglang, pendistribusian beras di November ini juga dilakukan di Sumatra Selatan, Malang, Tegal, NTB dan lain sebagainya. ACT pun terus mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kedermawanan untuk santri ini. “Kami mengajak masyarakat terlibat dalam proses pemenuhan kebutuhan pangan santri di seluruh pelosok negeri,” ajak Wahyu.

Baca juga :  ACT Berikan Bantuan ke Ratusan Kepala Keluarga Korban Gempa Maluku Utara  

Hingga kini, ACT terus mengajak masyarakat dermawan untuk membantu para santri melalui program BERISI di berbagai kalangan. Sahabat Dermawan dapat berdonasi langsung melalui tautan www.indonesiadermawan.id. Sehingga, kolaborasi ini menjadi rantai kebaikan positif yang berdampak besar untuk para mereka yang membutuhkan. #IndonesiaDermawan #BerasuntukSantriIndonesia.

apahabar.com

Serah terima beras dari program BERISI ACT ke Pesantren Miftahul Bayan, Pandeglang. Foto – ACT

Baca Juga: Gandeng ACT, IKEA Bangun Pusat Bermain Anak dan PAUD untuk Korban di Lombok

Baca Juga: Duka Musim Dingin, ACT Kalsel Serukan Kepedulian untuk Palestina

Sumber: ACT
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

Pasca Serangan Israel ke Palestina Jelang Ramadan, ACT Terus Gencarkan Bantuan
apahabar.com

ACT

ACT bersama 5 NGO Internasional Raih Penghargaan dari Pemerintah Sigi
apahabar.com

ACT

ACT Masifkan Bantuan untuk Palestina Pascaeskalasi Serangan
apahabar.com

ACT

Lanjutkan Sinergi, MRI-ACT Bagi 190 Paket Pangan
apahabar.com

ACT

BNI Sekuritas Bersama Global Wakaf -ACT Luncurkan Layanan Wakaf Saham
apahabar.com

ACT

Dermawan Berqurban : Semangat Meraih Takwa dan Bahagiakan Dunia
apahabar.com

ACT

Bahagiakan Mualaf di Meratus, Karin PD Ajak Patungan Qurban
apahabar.com

ACT

CSR Arutmin Satui Bersama DMII-ACT Bangun Komitmen Kerelawanan