ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Kamis, 14 November 2019 - 12:26 WIB

Ahok Digadang Kuat Jadi Bos Pertamina!

Redaksi - apahabar.com

Foto- Net

Foto- Net

apahabar.com, JAKARTA – Nama Basuki Tjahaja Purnama kembali hangat diperbincangkan.

Kali ini, Ahok, sapaan akrabnya, digadang kuat untuk mengisi kursi pimpinan di Pertamina, BUMN Migas raksasa Indonesia. Entah itu dirut atau komisaris Pertamina.

“Tapi untuk jadi komisaris, bukan direksi,” ujar sumber CNBC Indonesia yang mengatakan Ahok akan ke Pertamina.

Sebelumnya, Ahok juga digadang kuat untuk mengisi pos di BUMN yang pucuk pimpinannya masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Yaitu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) Tbk, dan PT Inalum (Persero). Inalum dan PLN sesuai dengan latar belakang Ahok yang merupakan insiyur petambangan dari Fakultas Teknik Universitas Trisaksi.

Baca juga :  Heboh Awan Tsunami di Langit Aceh

Di Pertamina, Ahok sendiri disebut sudah mengantongi restu dari Presiden Jokowi. Hal itu diungkap oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.

“Yang pasti setiap posisi yang vital untuk BUMN kita harus koordinasi dengan Pak Jokowi. Tidak mungkin enggak karena BUMN yang memengaruhi banyak menyangkut kehidupan, pasti kita konsultasi dengan Pak Jokowi,” ujar Arya, melansir CNBCIndonesia.com, Kamis (14/10).

Namun begitu, Wakil BUMN Budi Gunadi Sadikin tak menjawab gamblang ihwal status narapidana yang melekat pada Ahok.

“Kita butuh talenta putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung ke BUMN, jalankan amanah presiden. Jadi saya rasa arahnya ke sana,” ujar dia.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditawari kursi oleh Menteri Erick Thohir di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Belum jelas BUMN dimaksud.

Baca juga :  Jokowi Saksikan Penyuntikan Uji Klinis Calon Vaksin Covid-19

Saat menyambangi Kantor Kementerian BUMN pagi tadi, Ahok bertemu dengan Menteri Erick selama kurang lebih 1,5 jam.

“(Tadi) bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu aja,” ujarnya, dikutip apahabar.com dari Merdeka.com, Rabu (13/11).

Pada dasarnya, Ahok mengaku siap menerima tawaran tersebut. BUMN, kata Ahok, perlu diisi oleh orang yang profesional dan memilik integritas.

“Intinya kalau diminta membantu negara saya siap,” ujar Ahok.

Baca Juga: Ditawari Jadi Bos di BUMN, Ahok Mengaku Siap

Baca Juga: Pinta Ahok ke Warga Dayak Jika Kaltim Jadi Ibu Kota RI

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mataram Arahkan Dana Kelurahan untuk Pengurangan Kemiskinan
apahabar.com

Nasional

4 Orang Tewas Tertimpa Longsor Gianyar, Ahli Waris Dapat Santunan
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Klarifikasi Soal Sekolah Dibuka Juli
apahabar.com

Nasional

Kalsel Memilih: Potret Unik Politik Daerah, Patuhi Ulama Ketimbang Parpol
apahabar.com

Nasional

KPK Akan Sorot Pelaksanaan PPDB 
apahabar.com

Nasional

Ketika Tagihan Listrik Membengkak, 7 Hal Harus Diperhatikan
apahabar.com

Nasional

Moeldoko Kutuk Teror yang Menewaskan Pekerja Papua
apahabar.com

Nasional

Temui Para Tokoh, Jokowi Melunak Soal UU KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com