2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

AJI Balikpapan Soal Pemeriksaan Editor Banjarhits.Id

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 18:36 WIB

AJI Balikpapan Soal Pemeriksaan Editor Banjarhits.Id

Editor banjarhits.id - partner 1001 media kumparan, Diananta Putra Sumedi didampingi Tim Advokat Bujino A. Salan di sela pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyoal pemanggilan polisi terhadap Editor Banjarhits.id, Diananta Putera Sumedi.

Pemeriksaan itu dianggap melabrak nota kesepahaman atau MoU antara Kapolri dengan Dewan Pers.

Lebih dua jam Diananta diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Kalsel.

“Karena yang dipersoalkan di sini adalah produk jurnalistik. Itu wewenangnya Dewan Pers untuk menelaah terlebih dahulu,” jelas Ketua AJI Balikpapan Devi Alamsyah.

Pengacara terlapor, kata Devi, mestinya ikut mengingatkan porsi polisi. “Polisi belum boleh ini itu sebelum ada fatwa Dewan Pers,” jelas Devi.

Yang bisa dilakukan polisi adalah meminta rekomendasi Dewan Pers dengan melampirkan berita yang disoal oleh pelapor.

Sebelum mengeluarkan fatwa, Dewan Pers mendalami teknis pembuatan berita dan penayangannya, serta konteks, hingga latarnya.

“Selain Dewan Pers, kan ada juga ahli pers yang bisa dimintai pandangan. Belum lagi ada asosiasi jurnalis yang siap membantu mempertimbangkan,” tuturnya.

Karenanya, Devi meminta polisi untuk mematuhi MoU antara Kapolri dengan Dewan pers.

“Pemeriksaan itu harus dipertimbangkan lagi, aparat tidak serta merta membawa ke ranah pidana umum,” jelas Devi.

“Jika semua diarahkan ke ranah pidana akan mencederai kebebasan pers, dan membelenggu dunia jurnalistik. Otomatis menghambat masyarakat untuk mengakses informasi.”

Pagi tadi, Diananta datang memenuhi panggilan penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel, Selasa (26/11).

Nanta diperiksa polisi sebagai saksi terkait dugaan pelanggaran informasi dan transaksi elektronik atau ITE atas pemberitaan “Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel”.

Pelapornya Majelis Adat Dayak, Kerukunan Keluarga Sulawesi Kalsel, Dewan Adat Dayak Kotabaru, dan Dewan Adat Dayak Tapin. Muatan dalam berita itu dinilai bisa memicu konflik antarsuku agama, atau ras (SARA).

Pantauan apahabar.com, proses pemeriksaan berjalan sejak pukul 10.00 sampai selepas zuhur. Diperiksa polisi lebih 2 jam, Nanta dicecar 40 pertanyaan. Ia pun didampingi Tim Advokat Bujino A. Salan.

Menurut kuasa hukum, pemeriksaan pagi tadi mengorek bahan yang akan disampaikan ke Dewan Pers.

“Kebanyakan pertanyaan masih standar,” ucap Anggota Kuasa Hukum Tim Bujino A. Salan, Muhammad Abu Hanifah.

Hasil pemeriksaan, kata Abu, akan dibawa ke Dewan Pers terlebih dahulu. “Di sana akan dibuktikan apakah berita itu memenuhi kode etik jurnalistik apa tidak,” katanya.

Nanta sendiri menaruh harapan besar agar kasus ini diselesaikan melalui mekanisme pers, mengacu nota kesepahaman antara Kapolri dengan Dewan Pers.

Pasal 4 dalam MoU itu, Dewan Pers dengan Polri saling berkoordinasi terkait perlindungan kemerdekaan pers dalam pelaksanaan tugas di bidang pers sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.

Nanta hakulyakin karya yang dimuatnya adalah produk jurnalistik. “Saya siap kooperatif dan terus mengikuti proses yang berjalan,” katanya.

Ditemui apahabar.com, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel, AKBP Kus Kusbiyantoro enggan berbicara banyak. “Langsung ke direktur aja,” pungkasnya singkat.

Baca Juga: Pemprov Kalsel Tegaskan Kesiapan HKSN 2019 Mencapai 75 Persen

Baca Juga: Ingin Tahu Polisi, Siswi Tunanetra Ini Raba Baju Dinas AKBP Nina Rahmi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mahasiswa Uniska Sambangi Kantor apahabar.com
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Kalsel Siap ‘Tempel’ KH Ma’ruf Amin
apahabar.com

Kalsel

PSBB Berakhir, Banjarmasin Perpanjang Darurat Covid-19
apahabar.com

Kalsel

TPID Berupaya Kendalikan Inflasi di Kalsel
Satpam Atraksi Silat di Polres HST

Kalsel

Satpam Atraksi Silat di Polres HST
apahabar.com

Kalsel

AP I Kebut Perbaikan Plafon Terminal Baru Syamsuddin Noor
apahabar.com

Kalsel

Hari Air Sedunia, Mapala Imbau Masyarakat Tak Membuang Sampah ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Gandeng PCNU Banjar, Disbudpar Siapkan Rp56 Juta untuk Lomba di Hari Santri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com