Tabrakan Horor di Teweh, Pemotor Meninggal di Tempat Banjarmasin Zona Merah, Pasien Corona Mestinya Dirujuk ke RS BREAKING NEWS! Update Covid-19 di Kalsel, 1 PDP Meninggal Dunia Update 3 April: 2 Kecamatan di Banjarmasin Paling Rentan Covid-19 Jumatan Libur, Hanya Satu Masjid yang Ramai di Kotabaru




Home Pemko Banjarbaru

Rabu, 13 November 2019 - 15:09 WIB

Al Falah Banjarbaru Jadi Model Pesantren Ramah Anak

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan Koordinasi Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak, di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru. Foto-Istimewa

Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan Koordinasi Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak, di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan Koordinasi Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak, di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru.

Kepala Bidang Fasilitas Partisipasi Organisasi Keagamaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dody Muhammad Hidayat, mengatakan hal itu merupakan kegiatan lanjutan dari beberapa kali kegiatan sebelumnya yang telah di
laksanakan di Banjarmasin.

Kegiatan program pesantren ramah anak merupakan program unggulan nasional yang selalu dipantau Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

“Dan yang akan menjadi model pesantren ramah anak di Kalimantan Selatan adalah Pesantren Al Falah di Kota Banjarbaru,” ucap Dody melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Rabu (13/11) siang.

Baca juga :  Pemkot Banjarbaru Soroti Penggunaan Zat Kimia Perajin Sasirangan

Pesantren ini, kata dia, akan menjadi projek pesantren ramah anak yang tujuannya agar disukai disukai para santri dengan
suasana yang bersih, hijau, aman, ramah, dan tidak ada tindakan diskriminatif antara satu dengan yang lainnya.

“Semoga ke depan Pesantren Al-Falah di Banjarbaru ini bisa menjadi contoh sebagai salah satu pesantren yang ramah anak,” bebernya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kemasyarakatan, Mahrina Noor, mengungkapkan pesantren merupakan lembaga pendidikan yang banyak diminati di samping sekolah formal lainnya.

Peran pesantren semakin menguat dengan adanya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional.

Baca juga :  Final DBL Kalsel, Darmawan Jaya : Tetap Junjung Tinggi Sportifitas

Kemudian diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor  55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Belied tersebut mengukuhkan pesantren sebagai lembaga penyelenggara pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Menanamkan akhlak mulia, dan membekali peserta didik dengan ilmu agama serta keahlian yang berguna untuk kehidupannya di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Momentum Hari Pahlawan, Nadjmi Adhani: Tunjukkan Aksi Nyata untuk NKRI!

Baca Juga: Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkot Banjarbaru Apresiasi Pondok Pesantren Al-Falah

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Puja Mandela

Share :

Baca Juga

Jemput 9 Santri dari Malang, Said Abdullah: Mereka Sehat

Pemko Banjarbaru

Jemput 9 Santri dari Malang, Said Abdullah: Mereka Sehat
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Menuju KLA, Banjarbaru Masih Terkendala Iklan Rokok
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

PLN Kalselteng Dukung Pertumbuhan Kawasan Aerocity di Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Ingin Perajin Sasirangan Banjarbaru Kian inovatif
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Dari Tata Kelola Destinasi Wisata, Banjarbaru Dicanangkan jadi Kota 4 Dimensi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Gelar Rapat Rutin, P2TP2A Target Kurangi Laporan Kekerasan Anak di Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Ingin Destinasi Wisata Banjarbaru Terus Dikembangkan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Jamin Keamanan Warganya, Banjarbaru Tambah Jumlah CCTV