Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Anak-Anak Pengungsi Korban Kebakaran di Kotabaru Trauma?

- Apahabar.com Senin, 25 November 2019 - 16:41 WIB

Anak-Anak Pengungsi Korban Kebakaran di Kotabaru Trauma?

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat meninjau langsung rumah warga terdampak kebakaran di Desa Sungai Bali, Kecamatan Sebuku, Kotabaru. Foto - Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Anak-anak pengungsian korban kebakaran di Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar, Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru dikabarkan mengalami trauma.

Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin mengatakan saat dirinya bersama Gubernur Kalsel mengunjungi lokasi kebakaran di Kotabaru, mendapatkan informasi mengenai ke khawatiran masyarakat mengenai kondisi mental anak anak.

“Anak-anak trauma menurut cerita dari warga disitu. Khususnya anak-anak yang rumahnya menjadi korban kebakaran,” ujarnya kepada apahabar.com, saat ditemui di ruangan, Senin (25/11) siang.

Ia menceritakan, setibanya di lokasi ada yang melaporkan hal tersebut kepada Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

“Kemarin itu ada yang melapor ke pak Gubernur menurutnya anak anak bisa terauma karena melihat kebakaran yang begitu besar,” lanjutnya.

Hal itu pun mendapat respon dari Paman Birin. “Kata pak Gubernur semua akan ditangani bertahap, untuk sekarang kita pikirkan kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, MCK, dan kesehatan dulu kita siapkan,” terangnya.

Selain itu, ia mengatakan banyak berita tidak benar mengenai kejadian kebakaran di Kotabaru Sabtu (24/11/2019) kemarin.

“Bahkan beredar banyak kabar, yang belum bisa dipertanggung jawabkan (hoaks) terkait musibah di Desa Pulau Sebuku Kotabaru,” ungkap pria yang akrab disapa Ujud ini.

Yang pasti untuk saat ini ia memastikan bantuan telah banyak mengalir dari berbagai pihak seperti dari instansi pemerintahan, TNI, POLRI, Relawan, dan Perusahaan.

“Pada saat kita datang kesana untuk bantuan itu sudah banyak seperti logistik, sandang, pangan, sehingga saat ini yang paling diperlukan adalah bantuan untuk membangun atapan atau bantuan berupa bahan bangunan,” pungkasnya.

Baca Juga: Kebakaran Kotabaru, ASN Pemkot Banjarmasin Galang Dana

Baca Juga: Cerita Musala Hidayatul Selamat dari Kebakaran Hebat Kotabaru

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akhir Januari, Ribuan Guru Honorer Kalsel Terima Gaji Rp2,3 Juta
apahabar.com

Kalsel

Tahapan Pilkada di Kotabaru Terus Bergulir, Sejumlah Calon Tebar Pesona
apahabar.com

Kalsel

Banyak Jalan Tergenang Usai Hujan Deras, Ibnu: Jumlahnya Sudah Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Tandai Kerukunan Beragama, HKBP Borneo Persembahkan Ulos untuk Tokoh Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Bripka Darminto Keliling Desa Ingatkan Warga
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Pekapuran Terbesar Sepanjang Desember 2019
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pengidap Covid-19 asal Tanah Bumbu Tutup Usia
Perpanjang Status Tanggap Darurat, Akses Bandara dan Pelabuhan Dibatasi

Kalsel

Perpanjang Status Tanggap Darurat, Akses Bandara dan Pelabuhan Dibatasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com