Terapkan Ekonomi Kerthi, Bali Upayakan Penurunan Emisi Karbon Porsche 356 Speedster Masuk Garasi Raffi Ahmad, Spesifikasinya Gahar Ini 5 Strategi Indef Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati
agustus

Anak, Cucu dan Cicit Perusahaan BUMN akan Dievaluasi

- Apahabar.com     Rabu, 20 November 2019 - 15:49 WITA

Anak, Cucu dan Cicit Perusahaan BUMN akan Dievaluasi

Ilustrasi gedung Kementerian BUMN. Foto – dok Kementerian BUMN

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian BUMN akan mengevaluasi dan mengonsolidasikan semua anak, cucu dan cicit perusahaan milik negara.

“Ini akan dikonsolidasikan, artinya kita lagi melihat mana yang bisa digabung, kalau rugi dan bukan core bisnisnya serta tidak menguntungkan harus dievaluasi ulang, kalau bisa ditutup maka ditutup saja,” kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu (20/11).

Arya mengatakan bahwa Kementerian BUMN menyoroti anak, cucu, cicit serta turunan dari perusahaan BUMN ini karena banyak anak, cucu, dan cicit perusahaan negara tersebut yang dibuat tanpa dasar yang jelas.

Kalau anak perusahaan negara tersebut tujuannya menguntungkan silakan dilanjutkan.

“Bayangkan kemarin di data ada 11 perusahaan air minum di bawah BUMN,” ujar Arya.

Selain itu, Kementerian BUMN juga menyoroti saling gugat menggugat antarperusahaan negara.

“Terdapat 13 kasus yang kami data dan ketahui. Ini akan kita coba untuk ke depannya tidak lagi seperti ini. Harusnya bisa didudukkan sama-sama, sebagai keluarga besar, lucu kalau antar BUMN saling gugat,” kata Arya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir bergerak cepat dalam menjalankan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai penciptaan birokrasi yang efektif dan efisien.

Untuk itu ia memanggil sejumlah nama yang dinilai dapat bekerja keras membantu menangani sekaligus mengawasi 142 perusahaan milik negara.

Untuk mengelola asset sebesar Rp8.200 triliun rupiah itu, Menteri BUMN tersebut membutuhkan teamwork yang kompak, yang diisi dengan orang-orang yang bukan hanya cerdas, tetapi juga akhlak yang baik.

Erick menambahkan bahwa dirinya berupaya agar mereka yang ada di dalam lingkungan BUMN, baik di kementerian maupun di unit usaha, adalah orang-orang dengan akhlak yang baik, berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat.

Baca Juga: Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Menanti Restu SBY

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Dinilai Seperti ‘Ban Serep’ Jokowi, Jubir : Wapres Tak Ingin Ada Matahari Kembar
Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura
apahabar.com

Nasional

PN Jakarta Selatan Vonis Ratna Sarumpaet 2 Tahun Penjara

Nasional

Yuk Bangun Kesadaran Peduli Sampah ke Anak dengan 3R
Akidi Tio

Nasional

Polda Sumsel Kirim Tim ke Jakarta Periksa 5 Anak Akidi Tio soal Hibah Rp 2 T
apahabar,com

Nasional

Hipmi Peduli Sumbar Salurkan Bantuan Korban Banjir di Solok Selatan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Tinjau Kilang Petrokimia di Tuban

Nasional

PAN Tolak Rencana Kemhan Utang Alutsista Rp1,7 Kuadriliun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com