ga('send', 'pageview');
Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru




Home Religi

Jumat, 1 November 2019 - 08:04 WIB

Apa Itu Encephalitis, Penyakit yang Diderita Mendiang Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu

Redaksi - Apahabar.com

Foto- Alfin Farhan Lestaluhu.

Foto- Alfin Farhan Lestaluhu.

apahabar.com, BANJARMASIN – Bek Timnas U-16, Alfin Farhan Lestaluhu wafat. Dia dikabarkan mengidap penyakit encephalitis/ensefalitis alias infeksi/radang otak.

Alfin menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Kamis (31/10) malam sekira pukul 23.11 Wita.

Dari keterangan PSSI pemain berusia 15 tahun itu sempat berjuang dari koma selama kurang lebih sebulan lamanya.

“Diagnosa dokter, Alfin meninggal karena encephalitis (infeksi otak) dengan hypoalbumin,” tulis PSSI dalam laman resminya seperti dikutip apahabar.com, Jumat (1/11) pagi.

Pagi ini juga dari pantauan apahabar.com, tagar #RIPAlfin menjadi trending topic di Twitter.

Sebelumnya, Alfin Lestaluhu dikabarkan menjadi salah satu korban yang terdampak gempa Ambon. Gempa yang terjadi pada Kamis (26/9/2019) lalu tersebut berkekuatan magnitudo 5,6 SR pada pukul 08.39 WITA.

Setelah terdampak gempa tersebut, Alfin Lestaluhu dirawat ke Rumah Sakit hingga kurang lebih satu bulan lamanya.

Baca juga :  Saudi Terbitkan Panduan Jemaah Haji di Tengah Pandemi

Namun saat itu belum diketahui penyakit apa yang diderita salah satu pencetak gol timnas U-16 Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 tersebut.

Kemudian Alfin Lestaluhu dirawat di rumah sakit di Jakarta atas inisiatif PSSI.

Namun, pada Kamis malam, Alfin Lestaluhu dikabarkan meninggal dunia karena encephalitis dengan hypoalbumin.

Mengutip dari hellosehat.com, encephalitis atau ensefalitis (radang otak) adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya peradangan pada jaringan otak akibat adanya infeksi virus.

Meski kebanyakan kasus peradangan otak disebabkan oleh virus, tapi bakteri serta jamur juga bisa menjadi penyebab lainnya.

Penyakit ensefalitis ini bisa berkembang sangat serius ketika menyerang tubuh.

Bukan tidak mungkin, ensefalitis dapat mengakibatkan seseorang mengalami perubahan kepribadian, kelemahan tubuh, bahkan kejang-kejang.

Baca juga :  Jelang Terima Jemaah Haji, Makkah-Madinah Bersolek

Berbagai gejala radang otak lainnya biasanya ditentukan oleh bagian otak mana yang terkena infeksi virus, bakteri, maupun jamur.

Sementara hypoalbumin berdasarkan informasi di alodokter.com adalah kondisi ketika kadar albumin dalam darah di bawah normal.

Kondisi ini biasanya terjadi pada seseorang dengan penyakit yang berat atau sudah berlangsung lama (kronis).

Salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan hipoalbuminemia adalah penyakit peradangan.

Pagi ini, Jenazah Alfin Lestaluhu akan dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk diterbangkan ke tanah kelahirannya.

Rencananya, Alfin Lestaluhu dimakamkan di kampung halamannya, Tulehu, Ambon.

Baca Juga: Wafat Karena Encephalitis, Sosok Alfin Farhan Lestaluhu Di Mata Rekan Timnas U-16

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Jelang Hari Raya di Tengah Pandemi, MUI Beberkan Cara Salat Idul Fitri di Rumah
apahabar.com

Habar

Catat, Ini Syarat Akad Nikah New Normal di Luar KUA
apahabar.com

Religi

Tuan Guru Husin Ali, Istiharah Membeli Paku
apahabar.com

Habar

DMI: Masjid di Indonesia Tidak Terganggu Saudi Setop Bantuan
apahabar.com

Habar

Mencintai dan Teladani Rasul SAW Jadi Tantangan Berat di Era Digital
apahabar.com

Habar

Gelar Pasukan, 25 Ribu Relawan Siap Amankan Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Hikmah

Masuk Surga Karena Sepotong Roti
apahabar.com

Habar

Sidang Isbat Digelar 22 Mei, Menag akan Pimpin Langsung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com