Jurkani Dibacok, Tim Macan Kalsel Turun Gunung Advokat Jurkani Dibacok OTK di Angsana Menguji Klaim Jembatan Sei Alalak Antigempa hingga Tahan Seabad Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan

BBM Bersubsidi di Kalsel Acap Kali Kosong, YLK Geram

- Apahabar.com     Senin, 11 November 2019 - 10:46 WITA

BBM Bersubsidi di Kalsel Acap Kali Kosong, YLK Geram

ilustrasi, kelangkaan BBM. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Yayasan Perlindungan Konsumen (YLK) tampak geram melihat fenomena “kelangkaan” BBM bersubsidi jenis Premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kalsel.

“Selalu saja terjadi kekosongan. Bahkan, setiap hari terlihat antrian panjang pada jam tertentu,” ucap Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Kalimantan Selatan, Ahmad Murjani kepada apahabar.com, Senin (11/11) pagi.

Tak bisa dipungkiri, kata dia, apabila ingin mengisi BBM bersubsidi jenis premium selalu dihadapkan dengan tulisan “kosong” atau “sedang dalam pengiriman” di depan SPBU.

Murjani menyarankan agar Hiswana Migas, Pertamina, DPRD Provinsi, dan Pemprov Kalsel duduk bersama membahas persoalan tersebut. Baik menyangkut teknis pendistribusian maupun pengawasan.

“Artinya kalau itu ditengarai kekurangan kuota untuk Kalsel maka mesti didukung data-data di lapangan,” tegasnya.

Terpenting, sambung dia, Gubernur sebagai pimpinan tertinggi di Kalsel harus memperjuangkan ke pemerintah pusat dan Pertamina.

“Juga menyuarakan ke Komisi VII DPR RI untuk penambahan Kouta BBM Bersubsidi di Kalsel,” bebernya.

Murjani berharap agar Pertamina Cabang Banjarmasin dan Hiswanamigas mampu meningkatkan komunikasi dan koordinasi ke pemerintah daerah. Termasuk mitra kerja. Maklum, penambahan kuota BBM bersubsidi berkaitan dengan APBN.

“Semoga kue dana APBN untuk penambahan kuota Kalsel bisa lebih diperhatikan,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi ke Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan, Hepi Wulansari belum merespon pertanyaan yang dilayangkan Wartawan apahabar.com.

Begitu juga Ketua Hiswanamigas Kalsel, Syaibani. Ia terlihat membiarkan dan hanya membaca pesan singkat via WhatsApp yang dikirim Wartawan.

Baca Juga: Simdali, Siasat Kaltara Atasi 4 Persoalan Distribusi BBM dan LPG

Baca Juga: Komisi VII Minta Pertamina Serius Tangani Penyimpangan Distribusi BBM

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diterpa Isu Kurang Sedap, BPBD Banjarbaru Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Baru Bebas, Caleg Terpilih di Tanbu Langsung Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Sanca Kembang Masuk Rumah, Polisi dan Damkar Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Awal Tahun Baru, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kalsel
apahabar.com

Kalsel

5 Hari Jelang Kemerdekaan, Gapura Ini Masih Berhias HUT ke-73
RS Covid

Kalsel

Demokrat Setuju Parlemen Jadi RS Covid, 1 Partai Menolak
apahabar.com

Kalsel

Rumah Banjar Angkat Bicara Soal Plt Bakeuda Kalsel

Kalsel

Vaksinasi Covid-19 Kotabaru Capai 35 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com