Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Bentuk Kesederhanaan Nabi SAW: Hormati Makanan Apa Pun

- Apahabar.com Kamis, 28 November 2019 - 06:15 WIB

Bentuk Kesederhanaan Nabi SAW: Hormati Makanan Apa Pun

Ilustrasi makanan. Foto-Instagram/harousel

apahabar.com, JAKARTA – Nabi SAW merupakan suri teladan bagi manusia (umat Islam). Dalam menjalani hidupnya, beliau sangat sederhana. Pernah sahabat Umar Ibnu Khatab RA datang menemui Nabi SAW dan sangat sedih melihat beliau tidur beralaskan tikar sehingga tanda guratan tikar berbekas di tubuh beliau.

Umar RA menawarkan permadani untuk alas tidurnya, tapi Nabi Muhammad SAW menolak. Begitu juga ketika makan, beliau memakan hidangannya hingga butir terakhir.

Suatu ketika Nabi SAW datang bergilir kepada Aisyah. Beliau melihat sepotong pecahan kue lalu beliau mengambilnya, mengusapnya, dan memakannya. Kemudian, beliau bersabda, ”Berlaku baiklah kalian kepada serpihan nikmat-nikmat Allah. Jangan kalian menyia-nyiakannya. Jika ia hampir hilang dari suatu kaum, ia kembali kepada mereka.” (HR al-Baihaqi dari Anas bin Malik).

Hadis di atas menganjurkan agar kita berlaku baik terhadap serpihan nikmat-nikmat Allah dengan cara memeliharanya dan mensyukurinya. Sebagaimana firman Allah, ”Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim [14]: 7).

Mensyukuri nikmat dengan cara berbuat baik kepada karib kerabat, kepada orang-orang yang membutuhkan, dan memelihara harta kekayaan untuk tidak digunakan terhadap hal-hal yang tidak ada faedahnya.

Imam al- Ghazali berkata, ”Perkara yang sangat berat adalah menghina memuliakan, berpisah setelah bertemu, dan hilangnya nikmat dari suatu kaum lantaran mereka tidak berlaku baik terhadap serpihan nikmat kemudian mereka harapkan nikmat itu kembali kepada mereka.”

Baca Juga: Semarak Maulid Nabi SAW di Penjuru Dunia

Baca Juga: Keluarga Besar Lanal Kotabaru Peringati Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW

Sumber: Khazanah Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Kisah Lockdown di Masa Umar bin Khattab
apahabar.com

Hikmah

Akhlak Imam Hanafi dan Imam Malik Ketika Ditanya Siapa yang Lebih Utama
apahabar.com

Hikmah

Saat Imam Ar-Razi Kaitkan Ampunan dengan Surga
apahabar.com

Hikmah

Rasulullah SAW Tak Lelah Beribadah, Begini Penuturan Aisyah 
apahabar.com

Hikmah

Wabah Virus Corona Merebak, Berikut Doa agar Terhindar dari Penyakit Mengerikan
apahabar.com

Hikmah

Ketika Bajingan Lebih Mulia daripada Orang Saleh
apahabar.com

Hikmah

6 Amaliyah di Awal Bulan Muharram
apahabar.com

Hikmah

Tidur Tanda Kekuasaan Allah, Berikut Dalilnya dalam Alquran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com