Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Dishut Kalsel

Selasa, 12 November 2019 - 11:54 WIB

Berguru ke Finlandia, Kadishut Kalsel Optimis 2020 Pengelolaan Hutan Kalsel Berbasis Digital

Redaksi - Apahabar.com

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan jumpa pers dengan para awak media di Halaman Dishut Kalsel, Selasa (12/11). Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan jumpa pers dengan para awak media di Halaman Dishut Kalsel, Selasa (12/11). Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Belajar pengelolaan tanaman berbasis digital, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq,
terbang ke Finlandia selama sepuluh hari. Tak hanya sendiri, Hanif ditemani dengan delapan orang pejabat eselon III dan dosen ULM Fakultas Kehutanan.

“Ada sembilan orang ke Finlandia pada tanggal 15 – 24 November. Enam orang eselon III (Dishut dan UPT), satu orang eselon 4, Kadis, dan dosen senior Fakultas Kehutanan ULM,” kata Hanif Faisol Nurofiq ketika melakukan jumpa pers di halaman kantor Dishut Kalsel pada Selasa (11/11).

Menurut Hanif, mereka belajar pengelolaan tanaman berbasis digital lewat aplikasi e-service, mulai pembibitan, perawatan, dan pemasaran hasil tanaman.

Ia memaparkan alasan, mengapa memilih Finlandia, karena sudah dapat menata luas hutan mereka dengan bagus.

“Kemarin ada berkoordinasi dengan kementerian dan Kebetulan Finlandia dan Swedia menjadi barometer pembangunan kehutanan Internasional karena dengan luas hutan mereka yang hampir 80 persen dari luas daratannya dapat terkelola dengan baik” lanjutnya.

“Kendala yang besar seperti adanya musim salju sudah bukan jadi kendala mereka, dan ini model yang mau kita aplikasikan ke Kalsel dan Indonesia,” sambungnya.

Timnya, lanjutanya, perlu belajar e-service demi memudahkan pemantauan setiap tanaman.

Oleh karena itu, ia akan segera berangkat dan sesampainya disana juga langsung menjajaki konsep.

“Desain konsep disana bisa mengelola 600.000 mozaik tertata rapi, kita akan tiru dia, kita dengan luasan yang tidak terlalu luas tentunya akan menjadi mudah,” jelas Hanif.

Ia mengilustrasikan pola macam ini seperti perawatan kendaraan yang serba computerize. Jika tanaman sudah saatnya diberi pupuk, maka sistem akan menginstruksikan segera diberi perawatan berkala.

“Kita sudah punya beberapa mekanisme aplikasi online, yang fungsi nya akan kita perlebar setelah pulang dari Finlandia secara umum semua materi itu akan di berikan besok di Finlandia,” ungkapnya.

Ia berharap pola ini akan mulai efektif bekerja pada 2020.

“Dengan menghadapi revolusi 4.0 yang semuanya harus berbasis online.
Kita menggagas forest city berarti harus 50 persen areal itu hutan. Semua wilayah komplek pemerintah akan ditanami. Kita akan kerjakan di 2020,” paparnya.

Hanif optimis dengan belajar dan menerapkan e-service ke depannya hasil perhutanan akan dikerjakan teratur mulai hulu sampai hilirnya. Sebab, selama ini ia mengakui pola penanaman dan hilirisasi hasil hutan kurang optimal, sehingga belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan warga lokal.

“E-service bisa detail, pemasaran ke mana. Hilirnya masih lemah, kami ingin orientasi pasar atau hasil. Selama ini cost center, bukan profit center. Ini yang bikin kegiatan kami gagal, belum berdampak ke ekonomi masyarakat,” tutup Hanif.

Baca Juga: Tingkatkan Pengelolaan Kawasan Hutan Konservasi, Tahura Sultan Adam Gelar Rak

Baca Juga: Penyulaman Tanaman Kakija di Perkantoran Sekretariat Daerah Kalsel

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Hulu Sungai Berhasil Evakuasi Burung Enggang di Loksado
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Gelar Forester Family Gathering Night
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Haruyan Dayak di HST Akan Ditanami Kayu Manis hingga Jahe
apahabar.com.

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Sita Ratusan Potong Kayu Ilegal di Batulicin
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menteri LHK Saksikan Penandatanganan MoU Persemaian Semi Permanen 
apahabar.com

Dishut Kalsel

Hari Pertama Seleksi TKPH, Ratusan Peserta ‘Serbu’ Dishut Kalsel
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tiga KPH Jalani Ujian Turun Sabuk Kyu
apahabar.com

Dishut Kalsel

Inginkan Revolusi Hijau Dipercepat, Kadishut Kalsel Kunjungi KPH Sengayam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com