BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19 Kadinkes Banjarmasin Covid-19, Sekretaris Gantikan Lurah Pemurus Akhirnya, 2BHD Beber Pelanggaran TSM Pilbup Kotabaru dalam Sidang MK Di Tengah Kondisi Banjir, Pemprov Kalsel Tak Tunda Vaksinasi Tahap 2 Ungkap Pelanggaran Pilgub Kalteng, Ben-Ujang Minta Buka Kotak Suara

Bertemu Mendagri Australia, Mahfud Md Bahas Penanganan Terorisme

- Apahabar.com Sabtu, 9 November 2019 - 06:00 WIB

Bertemu Mendagri Australia, Mahfud Md Bahas Penanganan Terorisme

Menko Polhukam Mahfud Md bersama Mendagri Australia Peter Dutton. Foto-Dok. Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Penanganan terorisme menjadi fokus pembahasan antara Menko Polhukam, Mahfud Md dengan Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutton.

“Yang dibicarakan adalah program bersama untuk menghadapi terorisme, baik sebagai langkah preventif maupun sebagai langkah represif,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir detik.com, Jumat (8/11).

Dalam pertemuan yang merupakan rangkaian kerja Mahfud ke Australia itu, dia didampingi delegasi lintas kementerian, yakni Kemenkum HAM, BIN, PPATK, BNPT, Kemendagri.

Jumlah peristiwa teror, kata Mhfud dalam pertemuan itu, berkurang sejak dua tahun terakhir. Namun, justru pelaku terorlah yang mengalami perluasan.

“Pada tahun 2018 dan 2019 secara absolut jumlah terror di Indonesia berkurang dan cukup berhasil diantisipasi. Tapi secara kualitatif, ada perluasan subyek pelaku. Pelaku teror di Indonesia sekarang bukan hanya laki-laki, tetapi juga perempuan yang melibatkan anaknya,” ucapnya.

Dia mencontohkan seperti peristiwa pengeboman di Sidoarjo, Jawa Timur dan Sibolga, Sumatera Utara. Lalu juga peristiwa yang dialami mantan Menko Polhukam Wiranto. Mahfud menyebut, peristiwa itu melibatkan perempuan.

“Jadi amaliyah sesat tentang jihad yang diwujudkan dengan teror, sudah menyentuh perempuan dan anak-anak. Ini mengerikan dan harus diatasi secara bersama-sama” ujarnya.

“Lebih dari 45 orang Indonesia minta dipulangkan dari Syria karena terlibat teror ISIS juga ada perempuannya,” sambung Mahfud.

Mahfud pun menegaskan pemerintah akan terus mendukung kerja sama untuk melawan terorisme.

“Pemerintah Indonesia dan Australia akan terus bekerjasama untuk melawan terorisme yang diwujudkan dalam bentuk tukar menukar informasi intelijen, pengetatan penjagaan pelintas batas, pencermatan transaksi uang secara digital, pelatihan deradikalisasi, dan sebagainya,” ungkap Mahfud.

Selain pertemuan itu, Mahfud juga diagendakan mengisi acara Dialog Kebangsaan bersama masyarakat Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Australia. Turut hadir dalam dialog itu Dubes RI untuk Australia Kristiarto S Legowo.

Baca Juga: Enam Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Baca Juga: Duet Prabowo-Puan Dinilai Belum Harga Mati

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Selesai Umrah, Ribuan Jemaah Balik ke Tanah Air

Nasional

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis
apahabar.com

Nasional

Bawaslu ‘Buntuti” Langkah Prabowo di Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Positif Covid-19 di Jakarta Kembali Tertinggi
apahabar.com

Nasional

Cabut Pembatasan Medsos, Warganet Diminta Sebarkan Hal Positif
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Bila Data Tak Mendukung, Jangan Paksakan Terapkan Normal Baru
apahabar.com

Nasional

Polisi Mulai Temukan Titik Terang Kasus Pembunuhan Editor Metro TV
apahabar.com

Nasional

KLHK Segel 2 Lokasi Kebakaran Lahan Perusahaan di Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com