Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

BPS: Hunian Kamar Hotel di Kaltim Naik 1,46 Persen pada September

- Apahabar.com Sabtu, 2 November 2019 - 15:32 WIB

BPS: Hunian Kamar Hotel di Kaltim Naik 1,46 Persen pada September

Ilustrasi hotel di Kaltim. Foto - Net

apahabar.com, SAMARINDA – Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada September 2019 mengalami kenaikan 1,46 persen ketimbang bulan sebelumnya yakni dari 56,57 persen menjadi 58,03 persen.

“Sementara, jika dibandingkan September 2018, maka pada September 2019 terjadi peningkatan TPK sebesar 6,19 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Anggoro Dwitjahyono di Samarinda, Sabtu (02/10).

Jika dilihat menurut klasifikasinya, maka pada September 2019 hotel berbintang 5 mengalami TPK tertinggi yakni 69,89 persen.

Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel berbintang 1 yang hanya 27,07 persen. Untuk hotel berbintang lainnya yakni bintang 2, 3, dan 4 masing-masing 61,97 persen, 59,10 persen, dan 54,65 persen.

Secara umum, lanjutnya, rata-rata lama tamu menginap pada hotel berbintang di Kaltim selama September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,23 hari dari 1,86 hari menjadi 1,63 hari.

Rinciannya, rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan tamu Nusantara pada September 2019 turun 0,14 hari dan 0,22 hari, jika dibandingkan Agustus 2019.

Dari keseluruhan tamu hotel, rata-rata lama menginap di hotel berbintang pada September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,18 hari, jika dibandingkan dengan September 2018.

Apabila diamati dari perkembangan rata-rata lama tamu menginap setiap bulan, katanya lagi, maka di hotel berbintang pada kurun September 2018-September 2019 rata-rata lama tamu menginap paling tinggi terjadi pada Januari 2019, yaitu selama 2,08 hari.

“Sedangkan bulan Juni 2019 merupakan periode dengan rata-rata lama tamu menginap paling rendah, yakni hanya 1,60 hari,”¬†ucap Anggoro.

Baca Juga: Ngopi Bareng MHM, Berbagi Rahasia Sukses Berbisnis

Baca Juga: Industri Manufaktur Kalsel per Quarter Tumbuh Positif di Triwulan III 2019

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Ikuti Tren Positif Bursa Global dan Asia
apahabar.com

Ekbis

Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja Tumbuhkan UMKM dan Buka Lapangan Kerja
apahabar.com

Ekbis

Bandara Internasional Syamsuddin Noor Pacu TPK Hotel di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Naik Didorong Pengurangan Stok AS
apahabar.com

Ekbis

Apa yang Sebenarnya Diukur oleh Rating Televisi?
apahabar.com

Ekbis

Roadshow Patriot Desa Digital Telkomsel: Dorong Peningkatan Ekonomi lewat Teknologi
apahabar.com

Ekbis

Pasca 22 Mei, Rupiah Diprediksi Melemah
apahabar.com

Ekbis

Realisasi Investasi Kalsel Masih di Bawah Kaltim, dan Kalbar!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com