Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Brigpol Sucipto, Polisi Amuntai yang Dipecat Sempat Kerja Serabutan

- Apahabar.com Selasa, 26 November 2019 - 15:23 WIB

Brigpol Sucipto, Polisi Amuntai yang Dipecat Sempat Kerja Serabutan

Brigpol Sucipto saat upacara pemberhentian tidak dengan hormat di Mapolres Amuntai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Ahmad Arif Sopian mengambil tindakan tegas. Satu orang anggotanya ia pecat lantaran bolos ngantor.

Anggota tersebut, Brigpol Sucipto. Ia desersi atau meninggalkan tugas sejak 2 April 2018 lalu.

“Jadi itu bintara dinas di Polres HSU, sudah cukup lama 221 hari desersi dan kemarin keputusannya untuk diberhentikan,” kata Arif kepada wartawan apahabar.com melalui sambungan telepon, Selasa (26/11).

Pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) merupakan salah satu hukuman yang diterapkan oleh Polri bagi anggota yang nakal.
Sucipto yang merupakan anggota Polres HSU itu dinilai tidak laik menjadi anggota Polri karena meninggalkan tugas dalam waktu yang lama.

“Kami dari Jajaran Polres HSU tidak pandang bulu terhadap siapapun yg melakukan pelanggaran wajib hukumnya untuk dilakukan pembinaan namun apabila tindakan pembinaan yang dilakukan sudah maksimal dan kurang berpengaruh terhadap perilaku anggota, maka sudah pasti kami lakukan tindakan tegas mulai dari tindakan disiplin, hukuman disiplin sampai PTDH yg diputuskan dalam sidang KKE,” tegas perwira berpangkat dua melati itu.

Selama 221 hari itu, pihaknya sudah berupaya mencari Sucipto untuk dihadirkan dalam sidang kode etik, bahkan saat dilakukan upacara pemecatannya pada pagi tadi. Akan tetapi, polisi dengan NRP 83031271 tidak diketahui rimbanya.

“Tidak hadir karena mulai desersi sampai dipecat tidak pernah ada di kantor dan info terakhir yang kita miliki, dia pulang kampung ke tempat orang tuanya dan kerja serabutan di Karang Melati, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumsel,” tuturnya.

Kasus Sucipto ini menjadi pembelajaran bagi anggota lainnya. Arif berharap agar anggotanya melaksanakan tugas sebaik mungkin dan tetap profesional dengan menjunjung kode etik Polri.

Baca Juga: Gedung Baru RS Sultan Suriansyah Rampung Akhir Tahun Ini

Baca Juga: Pendaftaran CPNS Kemenkumham Tahun 2019 Diperpanjang, Pelamar Wajib Patuhi Aturan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ajak Mahasiswa Manfaatkan Teknologi, AXIS Gelar Pop Up Campus di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dua Srikandi Dalam Bursa Pencalonan Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pengendara Wajib Singgah Saat ‘Titik Jenuh’
apahabar.com

Kalsel

Akibat Pandemi di Batola, Perbaikan Akses Sungai Pisak Tertahan
apahabar.com

Kalsel

Korban Puting Beliung Tabukan Bingung Bangun Rumah Kembali
apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel: Pagi Cerah Berawan, 5 Wilayah Hujan Lokal Siang Ini  
apahabar.com

Kalsel

Kuatkan Jaringan, XL Siap Sukseskan Haul Guru Sekumpul Ke-14
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Kucurkan Dana Rp600 Juta untuk STIE Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com