apahabar.com
Ustadz Khairullah Zain memberikan ceramah di peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus ulang tahun Jurusan Hukum Keluarga Islam ke 51 yang digelar gedung Auditorium Mastur Jahri, Senin (11/11) malam. Foto- istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ustadz Khairullah Zain tengah naik daun. Setelah sebelumnya diminta berceramah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dia kembali dihadirkan dalam acara serupa di kampus berbeda, yakni di Universitas Islam Negeri Antasari pada Senin (11/11) malam.

Panitia penyelenggara, Gusti Rifki Prayuda mengakui mengenal ustadz Khairullah Zain di media sosial facebook. Menurutnya, status-status ustadz bernama lengkap Khairullah Zainuddin tersebut teoritis dan dikaitkan dengan pandangan agama.

“Ulama seperti itu kiranya cocok di kalangan kami, mahasiswa,” ujarnya.

Sebelumnya, sambung Gusti, dirinya sempat mengira ulama berdomisili di Martapura itu dari kalangan akademisi. Hal itu dikarenakan dirinya sering membaca dari status-statusnya yang rada berat bagi kalangan awam.

“Semula saya mengira beliau seorang dosen, setelah saya konfirmasi ternyata beliau seorang aktivis NU dengan jabatan Wakil Ketua PCNU Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Setelah dirinya memasukkan nama Ustadz Khairullah sebagai penceramah di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus ulang tahun Jurusan Hukum Keluarga Islam ke 51, pihak panitia pun langsung menyetujuinya.

apahabar.com
Ketua Jurusan Ketua Jurusan Program Studi Hukum Keluarga Islam, Hj Wahidah memotong nasi tumpeng di peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus ulang tahun Jurusan Hukum Keluarga Islam ke 51. Foto-istimewa

Dalam acara tersebut, Ustadz Khairullah Zain memompa semangat mahasiswa yang hadir untuk bersemangat kuliah dengan tulus, ikhlas karena Allah.

“Karena menurut beliau: Usaha pasti tidak menghianati hasil,” kata Gusti.

Hal itu disampaikan Ustadz Khairullah berdasarkan peristiwa yang terjadi di Perang Badar. Di mana pasukan kafir quraisy berjumlah lebih banyak dibandingkan pasukan muslim. Namun dengan niat tulus, ikhlas karena Allah, pasukan kafir mampu ditumbangkan oleh pasukan muslim yang dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW.

“Kita para penuntut ilmu (muta’allim) sama seperti itu, berjuang berjihad untuk menang, sukses itu akan terwujud jika niat ikhlas, tulus, dan lillahitaala,” kata Gusti mengutip ceramah Ustadz Khairullah.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Jurusan Program Studi Hukum Keluarga Islam Hj Wahidah, para demisioner Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi HKI serta ratusan mahasiswa-mahasiswi.

Kegiatan yang digelar di gedung Auditorium Mastur Jahri itu mengangkat tema “Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW Dalam Bingkai Harlah Hukum Keluarga Islam ke 51 Demi Mempererat Silaturahmi Mahasiswa”.

Baca Juga: Ajak Mahasiswa Awasi Pemilu, Bawaslu Kalsel dan UIN Antasari Tandatangani MoU

Baca Juga: KKN di HSS, 98 Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Diminta Cepat Beradaptasi

Editor: Muhammad Bulkini