Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Dekranasda: Pengembangan Batik Khas Kalteng Belum Optimal

- Apahabar.com Minggu, 17 November 2019 - 06:00 WIB

Dekranasda: Pengembangan Batik Khas Kalteng Belum Optimal

Ilustrasi batik khas Kalteng. Foto - Tribunnews

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai pengembangan batik khas daerah itu belum optimal, meskipun peluangnya masih sangat terbuka lebar.

“Sayangnya meski peluangnya cukup bagus, namun belum dimanfaatkan secara optimal,” kata Ketua Dekranasda Kalteng Yulistra Ivo Sugianto Sabran di Palangka Raya, Sabtu (16/11).

Untuk itu, pengembangan usaha maupun produksi batik khas Kalteng ke depannya menjadi salah satu fokus atau prioritas dari Dekranasda bersama pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

Ivo menilai selama ia aktif sebagai Ketua Dekranasda Kalteng, tampaknya kultur masyarakat setempat lebih kepada menganyam dibandingkan membatik. Hingga setelah hasil anyaman didapat, barulah motifnya dituangkan ke batik.

“Saat ini pelaku usaha batik khas Kalteng, khususnya pembatik masih sangat kurang. Terlebih minat dari generasi muda, sehingga perlu kita dorong bersama,” tuturnya.

Bekerja sama dengan pemda setempat, pihaknya berencana memperbanyak kegiatan pelatihan terkait batik,  dengan mendatangkan para narasumber ternama dan berkompeten pada bidang tersebut, termasuk para desainer yang peduli terhadap batik, sehingga masyarakat maupun generasi muda di Kalteng menjadi lebih termotivasi dan memiliki pengetahuan yang memadai, untuk mengembangkan batik khas Kalteng.

“Pelatihan tentang batik kami upayakan lebih intens dilakukan. Saat pertama menerbitkan sukuk tabungan tahun 2016 partisipasi milenial baru 13 persen, begitu mulai platform online, partisipasi milenial lebih dari 50 persen ,” jelas Ivo.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam pengembangan UMKM, Dekranasda memberikan dukungan berupa pembinaan, promosi hingga peningkatan kualitas produk. Sedangkan permodalan, pihaknya hanya bisa memberikan akses mempertemukan pelaku usaha dengan perbankan dan lainnya.

Oleh karenanya, bersama Dinas Koperasi UKM Kalteng dan instansi terkait lainnya, Dekranasda mempertemukan para pelaku UMKM dengan pihak perbankan agar masalah kesulitan modal bisa diatasi.

Baca Juga: Viral Kawanan Pencuri Babak Belur di Kalteng, Simak Penjelasan Polisi

Baca Juga: Sekda Soroti Bekas Galian Tambang di Weyang Lahei

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Barito Utara; Tambah 16 Pasien Positif, 7 Orang di Antaranya Tenaga Kesehatan

Kalteng

Bandel Prokes, 1.934 Warga di Palangka Raya Terjaring Ops Yustisi
apahabar.com

Kalteng

Pra-PON Jakarta, 5 Pesilat Kobar Gigit Jari
apahabar.com

Kalteng

Mess PT Barito Putra Terbakar, 3 Bangunan dan 19 Motor Hangus
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kalteng: Sembuh dan Positif Bertambah
apahabar.com

Kalteng

Kesbangpol Kalteng Apresiasi Posko Relawan Paslon Berdampingan
Buron Pembunuhan di THM Samarinda Menyerah di Teweh

Kalteng

Buron Pembunuhan di THM Samarinda Menyerah di Teweh
apahabar.com

Kalteng

Nadalsyah Dinobatkan Sebagai Tokoh Ekonomi Syariah Kalteng  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com