Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising Positif Corona, Belasan Karyawan RSUD Banjarmasin Terpaksa Diistirahatkan Asyik Cari Korban Tenggelam di Barito Hulu, 5 Relawan Kesurupan! Direstui Gerindra, Eks Wamenkumham Pastikan Tiket ke Pilgub Kalsel




Home Kalsel

Sabtu, 9 November 2019 - 14:00 WIB

Di Usia 70 Tahun, Nenek Rusmina Juga Ikut Baayun Maulid

Uploader - Apahabar.com

Rusmina (70) warga Kelayan B, Banjarmasin Selatan peserta tertua di acara Baayun Maulid. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi.

Rusmina (70) warga Kelayan B, Banjarmasin Selatan peserta tertua di acara Baayun Maulid. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi.

apahabar.com, BANJARMASIN – Rusmina (70) warga Kelayan B, Banjarmasin Selatan terharu bisa ikut perayaan tradisi Baayun Maulid di Kubah Basirih, Sabtu (9/11). Datang dengan kursi roda, Rusmina merupakan peserta tertua pada tradisi khas Banjar tersebut.

Dari pengakuannya, ia tak datang tak datang sendiri dalam momen merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW itu. Dirinya diantar anak ketiganya Jamilah beserta tetangganya.

Rusmina berangkat dari rumah pada pukul 08.00 Wita. Kisaran 30 menit lamanya diperjalanan, mereka akhirnya tiba dilokasi yang letaknya cuma dipisahkan Sungai Martapura ini.

“Mama saya sudah menunggu lama untuk menunggu Baayun Maulid. Alhamdulillah kecapaian juga naik, meski harus pakai kursi roda,” ujar Jamilah saat menemani sang ibu.

Baca juga :  Peran Pengawasan Dewan Kota Mampu Turunkan SILPA APBD 2019

Proses Rusminah menaiki ayunan berwarna kuning cukup menegangkan. Lansia ini terpaksa digendong terlebih dahulu sebelum ke dalam ayunan. Karena kakinya sudah tak bisa difungsikan lagi.

Diketahui dari pengakuan Jamilah, ibunya harus memakai kursi roda karena dua tahun lalu terjatuh dari tempat tidur. Akibatnya kakinya sampai saat ini belum normal sehingga kesulitan untuk berjalan.

“Setelah bapak meninggal 3 tahun lalu, ibu sakit-sakitan dan terjatuh sehingga kakinya tak berfungsi,” terang Jamilah yang beraktivitas sebagai penjahit.

Ia mengharapkan proses Baayun Maulid tahun ini bisa memberikan berkah. Sembari berdoa kepada Allah SWT dapat memanjangkan umur ibunya. Demikian tak lupa supaya tahun depan kembali berpartisipasi lagi dengan acara serupa.

Baca juga :  Kapolres Tapin Punya Cara Apresiasi Personel Berprestasi

“Panjang umurnya semoga saja, Aamiin,” pintanya kembali.

Diketahui, kegiatan Baayun Maulid yang digelar Pemko Banjarmasin ini mengundang antusias masyarakat luas. Tak hanya di Banua, warga DKI Jakarta hingga Surabaya turut serta, seolah tak mau ketinggalan merayakan rangkaian hari lahir Nabi Muhammad SAW di Banjarmasin.

Baca Juga: Sayid Ahmad Bahasyim Peserta Termuda Baayun Maulid Kubah Basirih Banjarmasin

Baca Juga: Tablig Akbar Dan Maulid Nabi Muhammad di RTH Ratu Zalecha Dihadiri Ratusan Umat

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

120 Orang di Kecamatan Simpang Empat Tanbu Jalani Rapid Test, 10 Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Polemik RUU Omnibus Law dan Ancaman Mogok Kerja Nasional Buruh di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Mengulang Kenangan Manis, Tim Futsal Pemko Banjarmasin Kembali Raih Juara III
apahabar.com

Kalsel

Pernah Mendekam di Nusakambangan, Mantan Preman Tapin Dapat Jabatan
apahabar.com

Kalsel

Dewan Dikecewakan Apindo Kalsel, Ini Kata Pengurus
apahabar.com

Kalsel

Pernyataan Sikap FKUB Tala Terkait Perusakan Musala di Minahasa
apahabar.com

Kalsel

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Hilal di Banjarmasin Terhalang Awan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com