VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Dianggap Sering Disalahgunakan, 100 Mobil Dinas Eselon III Pemkot Terpasang Stiker

- Apahabar.com Senin, 18 November 2019 - 16:11 WIB

Dianggap Sering Disalahgunakan, 100 Mobil Dinas Eselon III Pemkot Terpasang Stiker

Mobil dinas yang terparkir di halaman dalam kantor Pemkot Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Fasilitas kendaraan yang diberikan ke sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) sering sekali disalahgunakan oknum.

Kendaraan dinas berupa mobil yang seharusnya berplat merah, mendadak diganti hitam untuk kepentingan pribadi.

Tentu saja praktek itu melanggar peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 29 Tahun 2016.

Lantas, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menyikapi peraturan tersebut dengan serius. Pada 22 Oktober lalu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengeluarkan Surat Edaran Nomor 900/1478/Aset/Bakeuda/X/2019.

Kebijakan demikian sekaligus menyikapi Peraturan Mendagri pasal 16 bahwa Pengurus Barang Pengguna Berwenang dan Bertanggung Jawab Memberi Label Barang Milik Daerah.

Hasilnya, mobil dinas yang dipegang ASN struktural setingkat eselon III dipasangi label stiker identitas barang milik daerah.

Stiker berupa lambang Pemko Banjarmasin lengkap dengan tulisannya.

Uniknya dalam surat edaran wali kota tersebut tak berlaku pada mobil kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Dari 200 mobil dinas yang terdata, sekitar 100 mobil dinas struktural eselon 3 yang sudah dipasang stiker,” ujar Kabid Aset Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin Devi.

Dia mengakui pemasangan stiker ini dilatarbelakangi adanya oknum ASN dalam ruang lingkup Pemko Banjarmasin yang bandel. Mereka mengganti plat dinas mobil menjadi pribadi.

Agar kejadian itu tak terulang dan bertambah parah. Pemko segera mengamankan aset negara sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Mendagri Nomo 19 Tahun 2016.

Apalagi kebijakan tersebut dipertegas dengan terbitnya surat edaran Wali Kota Banjarmasin. “Mudahan mudahan ditaati agar tidak ada yang melanggar lagi,” katanya.

Pemko juga berencana akan memasang stiker diseluruh kendaraan roda dua yang biasa digunakan ASN untuk bekerja.

Selanjutnya untuk proses pemasangan label stiker identitas kendaraan dinas operasional dapat berkoodinasi dengan Bakeuda Banjarmasin.

Baca Juga: RSUD Ulin Bangun Pusat Jantung Terpadu, Siap Operasi 2021

Baca Juga: Usulan Bandara di HST, Pemda Disebut Minim Respons!

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ramalan BMKG: Hujan Lokal 8 Wilayah Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Dialog Hukum Jasa Konsultasi, Konsultan Sorot Kasus Jembatan Tanipah
apahabar.com

Kalsel

Akreditasi PAUD Kabupaten Banjar Lebihi Target
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilwali 2020, Bawaslu Banjarmasin Akan Fokus pada Netralitas ASN
apahabar.com

Kalsel

Duh, Warga Kurang Ingatan Bakar Rumah di Semangat Dalam
apahabar.com

Kalsel

Berlangsung Meriah, Malam Takbiran di Tapin Aman Terkendali
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19, 15 Tenaga Medis Puskesmas di Kabupaten Banjar Diistirahatkan
Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP

Kalsel

Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com