UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Diduga Berlatar Dendam, Pemuda Asal Tabalong Ngamuk di Pasar Barabai

- Apahabar.com Rabu, 6 November 2019 - 09:59 WIB

Diduga Berlatar Dendam, Pemuda Asal Tabalong Ngamuk di Pasar Barabai

ilustrasi sajam. Foto- Tribunnews.com

apahabar, BARABAI – Seorang pemuda, MP (21) dari Desa PamaranganKiwa RT 4, Kabupaten Tabalong, mengamuk di Pasar Keramat Barabai,  Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (4/11) sore.

Diduga MP dendam dengan seseorang dan mencarinya hingga ke Pasar Barabai itu.

“Dia saat itu dia mengamuk sambil mencari seseorang dengan mengacungkan senjata tajam. MP juga dalam keadaan mabuk,” kata KasatReskrim, Iptu Sandi melalui Ps Paur Humas Polres HST, BripkaHusaini, Rabu (6/11).

Sekitar pukul 17.00 hari itu, kata Husaii, MP sempat bersitegang dengan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) HST yang hendak mengamankan.

“Di saat bersamaan masuk informasi ke Polres bahwa ada yang mengamuk dengan membawa senjata tajam (Sajam),” ujar Husaini.

Anggota Polres pun langsung bergerak dan berhasil mengamankan MP.

“Dari MP kami berhasil menyita barang bukti 2 jenis senjata tajam,” kata Husaini.

apahabar.com

MP pemuda yang mengamuk di Pasar Keramat Barabai diamankan beserta barang bukti di Makopolres HST./foto Humas Polres HST for apahabar.com. Foto-istimewa

Adapun barang bukti itu, yakni sebilah parang dengan sarungnya sepanjang 25cm dan gagangnya 11cm. Sedangkan satunya berupa pisau belati yang juga lengkap dengan sarungnya sepanjang 19cm dan hulunya 9cm.

“Pelaku serta barang buktinya sudah kita amankan di Makopolres HST guna penyidikan lebih lanjut,”terang Husaini.

Atas aksi MP itu, Polisi menjeratnya dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Barang siapa tanpa hak membawa, memiliki, menyimpan senjata tajam maka dipidana penjara paling lama10 tahun.

Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo berterimakasih kepada semua pihak yang turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di pasar.

“Kami berjanji akan memproses sesuai hukum yang berlaku. Selalu taat dan paruh hukum,” pesan Kapolres.

Baca Juga: Perkelahian Mahasiswa Uniska, Polisi: Pembawa Sajam Sudah Diamankan

Baca Juga: Mabuk dan Bawa Sajam, Remaja Tembus Mantuil Diberi Tembakan Peringatan

Reporter HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Motor Senggol Truk, Warga Kapuas Tewas di Atas Jembatan Barito
apahabar.com

Kalsel

20 CJH Dirawat di RS Saudi, Kemenkes: Jaga Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Kurang dari Sehari, Kalsel Tambah Puluhan Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Akhir 2019, Ada Ruang Baca di Taman Kamboja
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Desa Ranggang Ingatkan Protokol Kesehatan pada Warga
apahabar.com

Kalsel

HUT ke-74 RI, Bintang LVRI untuk Nadjmi Adhani
apahabar.com

Kalsel

Waspada Hujan Berpetir dan Potensi Gelombang Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Apresiasi NPHD Pilkada di Kalteng, Mendagri Sumbang Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com