Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala Bertambah 13.094, Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta Kasus Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Dihakimi Massa, Seorang Pencuri di Kalteng Akhirnya Tewas

- Apahabar.com Minggu, 17 November 2019 - 10:41 WIB

Dihakimi Massa, Seorang Pencuri di Kalteng Akhirnya Tewas

Kawanan pencuri usai diamuk massa. Foto-Istimewa

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Karena babak belur dihakimi massa lantaran terlibat aksi pencurian, tersangka yang berinisial YS dilarikan ke Puskesmas Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Sayang lantaran luka parah yang diderita, maling berusia 27 tahun ini pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolres Kobar AKBP E Darma Ginting melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris Waluyo dikonfirmasi, Minggu (17/11) mengakui seorang dari 5 pencuri yang beraksi di Desa Amin Jaya meninggal setelah mendapat perawatan di Puskesmas Karang Mulya.

“Berdasarkan hasil visum, pelaku mengalami luka lebam di jidat sebelah kiri, juga luka lebam di mata sebelah kiri, bengkak di telinga kanan, bengkak di pergelangan tangan kiri. Luka yang diderita karena hantaman dengan benda tumpul,” kata Waris.

Sementara dua rekan diamankan di Polsek Pangkalan Banteng. Mereka adalah Sod dan UH.

Sebelum aksi kawanan pencuri itu kepergok Maryanti (35), pemilik rumah. Waktu itu ia mau salat subuh. Melihat ada orang yang mencurigakan masuk rumah, ia pun bergegas membangunkan sang suami.

Mendengar kabar itu, sang suami bergegas memanggil tetangga lewat telepon genggam. Tak lama berselang, tetangga berdatangan di kediaman korban.

Tanpa ba bi bu, warga beramai-ramai melakukan pengeroyokan. Dalam keadaan genting, petugas kepolisian datang dan mengamankan para tersangka. Selanjutnya 3 tersangka yang mengalami luka parah dibawa ke puskesmas terdekat. Sialnya, YS alias Dan menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan medis.

Lantaran aksi itu, korban mengalami kerugian Rp 1 juta, karena dompetnya hilang saat disimpan di atas meja ruang tengah.

Pada kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit linggis, tiga unit pisau enggrek, satu unit alat bor, satu bilah parang dan satu unit mobil Kijang Krista warna coklat metalik KH 1501 AL.

Baca Juga: Dirampas Negara, Puluhan Tas Mewah Bos First Travel akan Dilelang

Baca Juga: Pencuri Mobil di Tamban Diringkus Polisi

Reporter: AHC16
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Fakta Baru Kasus Suami Bunuh dan Bakar Istri di Tapin
apahabar.com

Hukum

Polres Kobar Tetapkan 11 Tersangka Kasus Karhutla, Satu di Antaranya IRT
apahabar.com

Hukum

Karena Cinta, Pelajar SMA Tusuk Ibu Gurunya
apahabar.com

Hukum

Pengakuan Tetangga, Sifat Remaja Pembunuh Bocah Berubah Sejak Masuk SMP
apahabar.com

Hukum

Ikuti Prosedur di Lapas Nusa Kambangan, Habib Bahar Tampil Plontos
apahabar.com

Hukum

Asyik Tidur, Pengedar Sabu di Sari Gadung Disergap Satresnarkoba Polres Tanbu
apahabar.com

Hukum

Dalam Gudang Padi, Seorang Warga Bakumpai Simpan Ratusan Pil Terlarang
apahabar.com

Hukum

Klinik Aborsi di Jakarta Pusat Digerebek Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com