Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup!

Diimingi Rp 5 Juta, PSK Merong Ogah Pulang Kampung

- Apahabar.com Senin, 11 November 2019 - 18:55 WIB

Diimingi Rp 5 Juta, PSK Merong Ogah Pulang Kampung

PSK Merong, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalteng memulangkan Pekerja Seks Komersial (PSK) tak berjalan mulus. Walau diimingi modal Rp 5 juta, tak membuat penjaja cinta tertarik.

Kurang yang minat PSK untuk pulang kampung tergambar dari data mereka yang mendaftar. Ada pun alasannya karena malu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten (Dinsos PMD) Barito Utara, Eveready Noor, PSK pada tahun 2018 lalu 160 orang, pemilik wisma sebanyak 19 orang, petugas keamanan empat orang dan tukang parkir dua orang.

“Seiring berjalannya waktu, jumlah ini berkurang, sehingga sampai saat ini dari jumlah 160 orang tersebut hanya tersisa sebanyak 15 orang yang siap dipulangkan ke daerah masing-masing. Mereka ini sebagian alumni dari tempat tempat lokalisai seperti Dolly, lokalisasi Sampit, lokalisasi Pangkalan Bun,” kata Ipeu,  panggilan akrab Eveready Noor.

Ada empat tujuan untuk pemulangan para PSK ini, yaitu Bandung, Jawa Barat, Jawa Timur, Banjarmasin, dan dari Puruk Cahu juga Palangka Raya.

Dinsos PMD Barito Utara sudah menyiapkan anggaran untuk pemulangan PSK ini. Untuk PSK dari Jawa Barat dipulangkan melalui Banjarmasin, PSK yang dari Jawa Timur dipulangkan melalui Palangka Raya.

Untuk PSK yang dipulangkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial provinsi tujuan. “Kita mengantarkan mereka hingga Dinas Sosial Provinsi masing-masing. Jadi Dinas Sosial daerah masing-masing yang akan mengantar mereka ke kampung halamannya,” katanya.

Dia juga mengatakan usai penutupan lokalisasi, pihaknya juga menawarkan kepada para pemilik wisma untuk membuka usaha rumah tangga seperti berjualan sembako, rumah makan dan karaoke keluarga.

“Hingga saat ini kami belum menerima ataupun gambaran dari pemilik wisma untuk membuka usaha di eks lokalisasi tersebut. Kami juga menawarkan usaha-usaha lain seperti di daerah itu dijadikan tempat bongkar muat barang atau pelabuhan,” katanya.

Pascapenutupan lokalisasi Lembah Durian ‘Merong’, Dinsos PMD Barito Utara akan membangun posko pengawasan/pengawasan dan melakukan patroli rutin yang dilakukan oleh Satpol PP, Kodim dan Kepolisian. “Juga dilakukan pengawasan dari Kelurahan dan Kecamatan serta melaksanakan pembinaan dari Dinas Sosial PMD dan dari OPD terkait,” pungkasnya.

Baca Juga: Akhir November, PSK Merong Dipulangkan Ke Daerah Asalnya

Baca Juga: Dikira PSK, Sejoli Mesum di Pangkalan Bun Kena Gerebek

Reporter: AHC17
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Jasad Nenek Sebatang Kara Ditemukan Membusuk di Kebun Karet
apahabar.com

Kalteng

Nyaris Ambruk, Jembatan Juun Akhirnya Diperbaiki
apahabar.com

Kalteng

HUT TNI, Polres Barut Gelar SIM Keliling untuk Kodim Muara Teweh
apahabar.com

Kalteng

Setelah Nadalsyah Mundur, Hanura Kalteng Belum Tentukan Dukungan
apahabar.com

Kalteng

Alasan Kesehatan, Plt Kadinsos Mundur dari Jabatan
apahabar.com

Kalteng

Jelang Ramadan, Demokrat Kalteng Bentuk Badan Amil Zakat Bantu Duafa Terdampak Corona
apahabar.com

Kalteng

UMP Kalteng 2020 Naik Jadi Rp2,9 Juta
apahabar.com

Kalteng

Bupati Barut Pantau Percepatan Jalan Lahei-Luwe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com