BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Optimis Pertahankan Akreditasi

- Apahabar.com Jumat, 22 November 2019 - 15:51 WIB

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Optimis Pertahankan Akreditasi

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, Drg Sapta Rianta Hutasoit. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, Drg Sapta Rianta Hutasoit optimis dapat mempertahankan akreditasi yang selama ini telah dicapai.

Ini disampaikannya dalam kegiatan Survei verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012 yang dipimpin oleh surveyor Satria Gobel, di Aula Lantai 5 Gedung RSGM Gusti Hasan Aman, Jumat (22/11) siang.

“Walaupun capaian kita paripurna, tetapi pasti masih ada lagi masukan-masukan dari surveyor,” papar Sapta disela kegiatan survei.

Dari survei pertama ini, RS kata dia, akan diberi kesempatan selama 2 tahun untuk memenuhi saran-saran yang diajukan nantinya.

Ada tiga poin penilaian yang dijabarkannya yaitu bidang medis, manajemen, serta keperawatan.

“Bidang medis biasanya yang ada di ruang bedah, seperti tindakan umum. Kemudian bidang manajemen dan keperawatan,” sebutnya.

Dari tiga poin tadi, hak pasien turut menjadi perhatian khusus dalam peningkatan pelayanan RS.

Untuk memenuhi standar itu, pelayanan juga berlaku dua arah. Artinya antara pasien dan pihak RS sama-sama mengetahui informasi secara benar.

“Hak kepercayaan, jadi pasien mengetahui dia mau diapakan. RS juga punya hak mendapat informasi identitas yang benar,” beber dia.

Selanjutnya, tak hanya penilaian akreditasi. Namun pembangunan pun akan terus ditingkatkan, walau diakuinya mengalami keterbatasan anggaran.

“Tinggal 3 dari 93 rekomendasi. Contohnya seperti peninggian kubikel untuk privasi pasien,” ungkap Sapta.

Kemudian meningkatkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) online. Meski belum sepenuhnya terpenuhi, namun ini menjadi antisipasi untuk menghimpun semua database internal yang ada di rumah sakit.

“Ke depan 2020, pelayanan bisa diakses secara online. Saat ini seperti data atau profil rumah sakit bisa diakses masyarakat melalui website,” pungkasnya.

Baca Juga: Cara KPw BI Kalsel Libatkan Masyarakat Kendalikan Inflasi

Reporter : Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puncak Haul, Puluhan Jemaah Dievakuasi dari Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Cegah Narkoba dan Radikalisme, Polres Balangan Gelar Lomba Pos Kamling Se-Kabupaten
apahabar.com

Kalsel

Api di Alalak Utara, Sejumlah Rumah Ludes Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Diduga Langgar Prokes di Puncak HKN, IG Dinkes Banjarmasin Diserang Netizen
apahabar.com

Kalsel

Rahasia Nasruddin Naba Bikin Durian Si Mangkal Jadi Buah Unggulan
apahabar.com

Kalsel

Musim Penghujan, Kotabaru Siaga Bencana
apahabar.com

Kalsel

Terindikasi Pakai Joki, BKD Kalsel Tolak 3 Peserta CPNS
apahabar.com

Kalsel

Geger, Sesosok Mayat Mengapung di Bawah Jembatan Dewi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com