Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Diserahkan ke Jaksa dan Dikawal Ketat Petugas, Lihan: No Coment

- Apahabar.com Kamis, 14 November 2019 - 15:15 WIB
  • apahabar.com, BANJARBARU – Lihan, eks pengusaha intan Martapura sekaligus tersangka kasus penipuan Tax Amnesty senilai Rp1,2 miliar sebentar lagi akan diadili.

    Seiring perkara penipuannya memasuki tahap II atau P21, Lihan beserta sejumlah barang bukti diserahkan ke jaksa pada Kamis (14/11) sore. Otomatis ia tidak lagi menghuni sel tahanan Polsek Banjarbaru Kota, melainkan Rutan Cempaka.

    Pantauan apahabar.com, proses pelimpahan Lihan mendapat pengawalan ketat petugas bersenjata lengkap. “No coment,” ujar Lihan sambil berlalu menuju mobil tahanan.

    Sementara, Kasi Tipidum Kejari Banjarbaru, Budi Muklis mengatakan, “Hari ini dilakukan tahap dua penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti, selanjutnya terdakwa dilakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Cempaka,” ujar dia.

    Waktu 20 hari dibutuhkan jaksa merampungkan berkas dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

    Seiring lengkapnya berkas perkara, Jaksa optimistis tindak penipuan Lihan terhadap H Hasyim dapat dibuktikan di pengadilan nanti.

    “Secara materiil-nya sih kita yakin di persidangan mengenai penipuan akan terbukti di pengadilan,” jelasnya. Lihan sendiri didakwa pasal 378 dan 372.

    Untuk diketahui, Oktober lalu sebelumnya Polsek Banjarbaru Kota telah melimpahkan berkas perkara Lihan.

    Sekadar diingat, dalam perkara pengumpulan dana masyarakat atau investasi bodong pria asal Cindai Alus, Kabupaten Banjar itu divonis penjara 9 tahun dan denda Rp10 miliar pada 2010 silam.

    Menurut informasi yang dihimpun media ini, masih banyak uang warga yang belum dikembalikan Lihan. Beberapa dari mereka pun datang menagih.

    Belum lagi selesai urusan, Lihan diduga kembali menipu. Dalam kasus penipuan Lihan jilid II, modus operandinya pembayaran Tax Amnesty.

    Kasus terungkap dari pelaporan seorang korban ke Polsek Banjarbaru Kota, awal September lalu. Korban diketahui bernama H Hasyim Asyari, warga Banjarbaru. Namun polisi memastikan, baru satu dugaan penipuan Lihan yang ditangani pihaknya.

    “Hanya kasus penipuan itu [Hasyim] yang kita proses ke penyidikan,” ujarnya Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Iptu Yuli Tetro.

    Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Tapol Papua yang Ditahan di Kaltim

    Baca Juga: Jalan Belum Rampung, Launching Bandara Baru Syamsudin Noor Terancam Tertunda

    Reporter: Nurul Mufidah
    Editor: Fariz Fadhillah

    Editor: Redaksi - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    Wisata Pasar Budaya Rancah Mampulang Balangan Resmi Dibuka

    Kalsel

    Wisata Pasar Budaya Rancah Mampulang Balangan Resmi Dibuka
    apahabar.com

    Kalsel

    Kabupaten Banjar Dinilai Sulit Dimasuki Faham Radikal, Dandim: Berkat Kiai
    apahabar.com

    Kalsel

    Zona Merah Banjarmasin Bertambah, Gugus Tugas Ragu Keluarkan Izin Sekolah Tatap Muka
    apahabar.com

    Kalsel

    BNNK Banjarbaru Rangkul Kelurahan Tangani Rehabilitasi Pengguna Narkoba
    apahabar.com

    Kalsel

    Jam Malam PSBB Masih Bisa Donor Darah
    apahabar.com

    Kalsel

    Tahun Ajaran Baru, SDN Ini Hanya Dapat 6 Siswa Baru
    apahabar.com

    Kalsel

    Sukamta Sampaikan KUA PPAS 2020
    apahabar.com

    Kalsel

    Masih Tersisa Puluhan Slot, Tabalong Bakal Gelar Swab Massal Susulan
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com