Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

DLH Soal Limbah Tahu Pencemar Sungai Rimba Banjarbaru

- Apahabar.com     Selasa, 26 November 2019 - 16:40 WITA

DLH Soal Limbah Tahu Pencemar Sungai Rimba Banjarbaru

Kondisi Sungai Rimba di Jalan Tonhar yang berwarna hitam, dan dipenuhi limbah. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup angkat bicara terkait dugaan pencemaran air Sungai Rimba di Jalan Tonhar, Kelurahan Syamsudin Noor, Landasan Ulin, Banjarbaru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Sirajoni membenarkan mengenai dugaan pencemaran tersebut.

“Kita membenarkan masalah yang dihadapi warga Tonhar, ini memang terjadi terus menerus per tahunnya,” ujarnya kepada apahabar.com saat ditemui di kantornya, Selasa (26/11).

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut bahkan melakukan normalisasi air sungai.

“Sebenarnya bukan kami diam saja, kami juga sudah melakukan upaya seperti memberikan teguran terhadap industri yang dianggap melakukan pencemaran, lalu bersosialisasi dengan warga terkait itu bahkan normalisasi sungai,” jelasnya.

Dan bukan hanya sekali, melainkan hampir setiap tahun selalu dilakukan normalisasi sungai untuk Sungai Rimba.

“Jadi setiap tahun kamii sudah melakukan normalisasi di sungai itu, tetapi mungkin perilaku masyarakat di sana menjadi sebab mengapa sungai selalu kotor dan mengakibatkan aroma tidak sedap,” paparnya.

Perihal dugaan pencemaran limbah tahu, pihaknya telah memperingatkan dan mengawasi perusahaan tersebut hingga memberikan solusi untuk menjadikan limbah tahu sebagai pupuk cair.

“Sekarang sudah ada pengepul limbah tahu, jadi mereka akan rugi kalau limbah tahunya dibuang ke sungai, namun kami akui kami tidak bisa mengontrol seluruh industri tahu di sana karena selalu bertambah,” ujarnya lagi.

Menurutnya banyak faktor yang mengakibatkan pencemaran air Sungai Rimba selain dugaan limbah pabrik tahu.

“Banyak faktor selain dari industri, ada dari hasil kehidupan limbah rumah tangga, peternakan sapi, juga mungkin dari jamban yang masih digunakan di sana” ucapnya.

Butuh kerja sama semua pihak terkait untuk membenahi permasalahan pencemaran air Sungai Rimba.

“Selain dari kami, mungkin dari instansi terkait seperti Dinas Peternakan untuk masalah kotoran ternak yang dibuang langsung ke sungai, lalu Dinas PU untuk masalah jamban, dan pastinya masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Banjarbaru Kian Getol Kembangkan Komoditas Melon

Baca Juga: Helat Festival Baayun Maulid, Pemkot Banjarbaru Lirik Wisatawan Asing

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Apresiasi Kerja Panitia MTQ XVII Banjarbaru 
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Latih Tanggung Jawab, PKK Banjarbaru Gelar Bermacam Perlombaan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Perjuangan Para Relawan Kalsel Membuat APD Secara Sukarela
Dukcapil

Pemko Banjarbaru

Berkinerja Baik, Banjarbaru Terima Penghargaan Dukcapil Bisa dari Kemendagri
Lipsus Harjad: Berikut Pencapaian yang Berhasil Ditorehkan Kota Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Lipsus Harjad: Berikut Pencapaian yang Berhasil Ditorehkan Kota Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Workshop Jurnalist Camp, Pjs Wali Kota Banjarbaru Bangga Jurnalis Lahir dari Generasi Milenial
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Audiensi Inspektorat dan Walikota Banjarbaru Bahas Program Kerja Pengawasan Tahunan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Minta Hujan, Pemko Banjarbaru Gelar Shalat Istisqa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com