Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Dukung ISIS, Bos Geng Kriminal AS Diadili

- Apahabar.com Sabtu, 23 November 2019 - 05:00 WIB

Dukung ISIS, Bos Geng Kriminal AS Diadili

Jason Brown . Foto-Federal Court Record via WBBM

apahabar.com, CHICAGO – Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berhasil mendoktrin seorang Bos Geng kriminal di Chicago, Amerika Serikat (AS), Jason Brown di dalam penjara. Akibatnya, dia harus disidang pada Kamis (21/11) waktu setempat.

Jason Brown yang merupakan pimpinan sebuah geng kriminal di Chicago bernama AHK Street Gang. Geng tersebut mengatur peredaran narkotika, termasuk heroin dan kokain di seluruh wilayah kota tersebut.

Brown disidang bukan atas dakwaan narkoba, melainkan atas dakwaan berupaya memberikan dukungan material untuk ISIS. Menurut Departemen Kehakiman AS, Brown sudah berupaya memberikan dukungan sebanyak tiga kali pada tahun ini.

“Brown memberikan US$500 (Rp7 juta) kepada seorang sumber rahasia dengan niat bahwa US$500 akan disampaikan ke seorang individu yang diyakini Brown merupakan seorang petempur ISIS yang terlibat dalam pertempuran aktif di Suriah,” begitu pernyataan Departemen Kehakiman AS, seperti dilansir detikcom dari CNN, Jumat (22/11) malam.

Departemen Kehakiman AS menyatakan, individu yang terkait dengan dukungan material itu bersedia bekerja sama dengan penegak hukum AS.

Dokumen dakwaan yang dibacakan dalam persidangan menyebut Brown ‘diradikalisasi di dalam penjara’. Brown mendekam di penjara untuk tindak kriminal lain yang dilakukan tahun 2016 lalu.

Menurut seorang peneliti pada Program Ekstremisme di George Washington University, Bennett Clifford, penjara-penjara di negara Barat telah menjadi lokasi rekrutmen penting bagi ISIS selama satu dekade terakhir.

“ISIS telah memanipulasi ideologinya untuk menarik perhatian orang-orang dengan latar belakang kriminal. Ini merupakan salah satu area penting di mana ISIS mampu melakukan perekrutan,” ujar Clifford dalam analisisnya.

Salah satu aspek yang disebutkan Clifford adalah ISIS berupaya menanamkan gagasan bahwa kesalahan di masa lalu bukan masalah, bahkan seringkali dipandang sebagai hal positif.

Begitu Brown yang kini juga dikenal sebagai Abdul Ja’Me, bebas dari penjara, dia kembali memimpin AHK Street Gang. “Dia memanfaatkan posisinya sebagai pemimpin geng jalanan AHK untuk secara aktif merekrut dan meradikalisasi anggota-anggota AHK dan orang lain untuk mendukung ISIS,” sebut Departemen Kehakiman AS dalam pernyataannya.

Jika terbukti bersalah atas dakwaan memberikan dukungan material untuk ISIS, Brown terancam hukuman maksimum 20 tahun penjara. Brown kini berada dalam tahanan US Marshal sementara persidangan masih diproses.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Salah Identifikasi Jasad, Pasien Covid-19 Ternyata Masih Hidup
apahabar.com

Nasional

Lanal Gagalkan Penyeludupan 79 Kilogram Sabu
apahabar.com

Nasional

Aparat Pastikan Tidak Ada Penyerangan Dalam Ledakan Granat Asap di Monas

Nasional

Skandal Seks Mahasiswi Banjarmasin, Polisi Panggil Saksi dan Pemeran Perempuan
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 137.468, Sembuh 91.321 Orang
apahabar.com

Nasional

PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Menerima Hasil Resmi Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Kapolda: Barang Bukti di Rumah Pelaku Berkaitan Dengan di TKP
apahabar.com

Nasional

Cuma Tidur Digaji Rp200 Jutaan, Mau?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com