Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya

Galang Bantuan Swadaya Masyarakat, Pemkot Rehab Rumah ‘Ambruk’ Nenek Sabariah

- Apahabar.com Selasa, 5 November 2019 - 11:21 WIB

Galang Bantuan Swadaya Masyarakat, Pemkot Rehab Rumah ‘Ambruk’ Nenek Sabariah

Kondisi rumah nenek Sabariah warga Antasan Kecil Timur yang memprihatinkan, kini telah mendapat solusi dari pemerintah untuk dilakukan rehab. Foto- istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rumah nenek Sabariah (88) warga Kelurahan Antasan Kecil Timur RT 17 Banjarmasin yang kondisinya memprihatinkan, akhirnya  mendapatkan bantuan rehab.

Rumah nenek Sabariah sempat menjadi sorotan karena kondisi bangunannya seperti bangunan yang baru ambruk dihantam gempa. Atas inisiatif berbagai pihak, akhirnya rumah itu dilaporkan Pemerintah Kota untuk diperhatikan.

Pemkot melalui Dinas Sosial Banjarmasin menyebutkan bahwa yang bersangkutan telah termasuk sebagai penerima bantuan jaminan sosial.

“Yang bersangkutan sudah terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memang berhak menerima jaminan sosial. Untuk bantuannya sendiri sudah selalu disalurkan,” tutur Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Kemiskinan, Aep Ruhya, Senin (4/10) kemarin saat ditemui di kantornya.

Berkaitan rehab rumah, Aep menerangkan, sebenarnya yang bersangkutan sudah mengusulkan bantuan, bahkan semasa masih ada suaminya pun sudah mengusulkan, hanya saja kata Aep, rumah itu terganjal status rumahnya yang masuk jalur hijau. Karena bangunan itu ada di atas bantaran sungai.

apahabar.com

Kepala Bidang Linjamsos dan PK Dinas Sosial Banjarmasin, Aep Ruhya. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

“Bukan pemerintah tidak memperhatikan masalah ini. Karena memang status dari rumah itu jika dipaksakan maka melanggar peraturan daerah,” ujarnya.

Sehingga akibat itu Dinsos tidak dapat membantu rehab rumah tersebut. Sebab jika dilakukan akan melanggar aturan pemerintah daerah nomor 38 tahun 2011 tentang dilarang membangun bangunan di atas bantaran sungai.

“Meski yang bersangkutan mempunyai surat legalitas atas tanah berupa sporadik, tetap saja kita tidak bisa membangun di jalur hijau. Beda halnya jika berdiri di atas tanah, tentu dinsos akan memasukannya ke dalam program bantuan,” sebutnya.

Aep merasa bahwa jika rumah itu dulunya berdiri di atas tanah, ketika adanya abrasi mengikis tanah sehingga sungai melebar menyebabkan bangunan pun semakin condong masuk ke bantaran sungai.

Kendati demikian, upaya membantu nenek Sabariah sudah ada solusi, yakni ada kesepakatan dengan Lurah AKT untuk membantu nenek Sabariah dengan swadaya masyarakat.

“Dari hasil kesepakatan bersama lurah dan masyarakat. Ada donasi untuk nenek Sabariah. Bahkan saat saya tinjau ke lokasi, sudah ada yang siap membantu tongkat sebagai pondasi, ada yang siap membantu kalsiboard dan ada juga seng,” kata Aep.

Sementara pengerjaannya akan dilakukan secara gotong royong.

“Kami ada Tagana yang siap turun membantu. Jadi persoalan rumah nenek Sabariah ini karena memang terganjal status tanahnya yang berdiri di jalur hijau saja, dan kini sudah dapat tertolong melalui swadaya masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Kerugian Rumah Ambruk di Mantuil Sentuh Ratusan Juta

Baca Juga: Rumah Ambruk di Sungai Andai, Pemilik Sempat Lihat Dinding Renggang

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gerakan Salat Subuh Dekatkan TNI dan Warga
apahabar.com

Kalsel

Rp30 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Jembatan Sungai Lulut
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Prihatin Kerusakan Ekosistem Akibat Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Musim Kemarau, Polsek Bakumpai Rutin Cek Titik Api
apahabar.com

Kalsel

Kreatif, ISFI Banjarmasin Racik Anti Septik Cegah Corona
apahabar.com

Kalsel

Diskusi Media Forum Merdeka Barat Bahas Jumlah Penduduk Miskin di Kalsel Meningkat

Kalsel

Tamban Gempar! Pembunuhan Sadis Seorang Menantu Terbongkar
apahabar.com

Kalsel

Japan Festival Fuyuzakura Dijamin tidak Mengganggu Pelajaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com