ga('send', 'pageview');
Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru




Home Kalteng

Rabu, 27 November 2019 - 11:40 WIB

Gara-Gara Tali Kapal, Penyelam di Barito Tewas Tenggelam

Redaksi - Apahabar.com

 Tim gabungan dibantu warga setempat saat melakukan pencarian terhadap Alan Nadie, warga Desa Paring Lahung yang tenggelam. Foto: apahabar.com/Nasution

Tim gabungan dibantu warga setempat saat melakukan pencarian terhadap Alan Nadie, warga Desa Paring Lahung yang tenggelam. Foto: apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARATEWEH – Malang nian nasib Alan Nadie (45), warga Paring Laung, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah ini.

Maksud hati ingin melepaskan tali yang menyangkut di baling baling kapal, ia justru tenggelam.

Mulanya, pada Selasa (26/11) pagi, Kapten Kapal Bengkalis Koriyadie mendapatkan laporan dari ABK bahwa tali kapal yang menghubungkan tugboat dengan tongkang terbelit dalam roda baling baling.

Mendapat informasi, kapten kapal kemudian menghubungi dua orang service kapal, John dengan Alan, warga Desa Paring Lahung itu.

Kedua orang tersebut sudah biasa melakukan kegiatan serupa apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan kerusakan mesin kapal saat sedang berlabuh di wilayah Desa Paring Lahung.

Sekitar pukul 10.00 WIB, John penyelam pertama melakukan penyelaman ke dalam air untuk melakukan perbaikan tali yang menyangkut di baling baling kapal tersebut.

Baca juga :  Resmi, Pemkab Kapuas Terbitkan SE Kegiatan Ibadah

Rupanya yang bersangkutan tidak mampu untuk melakukan tugas tersebut.

Memasuki sore hari, Alan Nadie melakukan penyelaman ke bawah kapal dengan didampingi oleh anak pertama korban bernama Ronaldo, petugas mesin kompresor yang dipergunakan korban untuk melakukan penyelaman.

Untuk diketahui, kompresor merupakan peralatan yang biasa digunakan oleh warga masyarakat di sekitar Desa Paring Lahung untuk melakukan penyelaman.

Setelah berjalan kurang lebih 1 jam, korban tidak muncul ke permukaan air sehingga anak korban merasa gelisah dan melaporkan permasalahan tersebut kepada Kapten kapal dan personel Polsek Montallat Aipda Imam yang melaksanakan tugas pengamanan di PT. TOP PAMA.

Baca juga :  Kelanjutan Seleksi CPNS 2019, Kapuas Tunggu Keputusan Resmi BKN

Sejak saat itu, pencarian terhadap Alan mulai dilakukan meraka.

Akhirnya, dengan peralatan seadanya pada sekitar pukul 23.10, korban ditemukan oleh Rahim, anak kedua korban, di bawah kapal dalam kondisi meninggal dunia. Posisi masker masih menempel di mulut korban.

“Dan saat ditarik udara dari kompresor yang digunakan korban masih ada,” jelas Kapolsek Montallat AKP Fry Mayedi, Rabu (27/11).

Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di RT. 2 Desa Paring Lahung, Kecamatan Montallat. Sampai laporan ini dibuat, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian Alan.

“Namun keluarga korban bahwa atas permintaan pihak keluarga korban tidak akan dilakukan VER maupun autopsi, korban langsung dimakamkan,” jelas Fry.

Reporter: Ahc17
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Positif Covid-19 di Kalteng Bertambah: 26 Tahun dan Pernah ke Bogor
Enam Hari Kebanjiran, Sekolah di Muara Inu Terpaksa Libur

Kalteng

Enam Hari Kebanjiran, Sekolah di Muara Inu Terpaksa Libur  
apahabar.com

Kalteng

Bus Terbalik di Kalteng, Tiga Tewas, Polisi Periksa Dua Supir
Sungai Barito Meluap, 63 Sekolah di Barut Terendam Banjir

Kalteng

Sungai Barito Meluap, 63 Sekolah di Barut Terendam Banjir
apahabar.com

Kalteng

Rapid Test Massal di Barut Sasar Petugas Posko
apahabar.com

Kalteng

DKPP Temukan Sejumlah Hewan Tak Layak Kurban
Polisi Periksa Lima Terduga Tilap Uang Belasan Miliar Koperasi Barut

Kalteng

Polisi Periksa Lima Terduga Tilap Uang Belasan Miliar Koperasi Barut
apahabar.com

Kalteng

Covid-19 di Kalteng Kembali Melonjak, Sudah 60 Orang Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com