Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Gelar Forum Sinkronisasi, BKKBN Kalsel Bahas Anggaran DAK

- Apahabar.com Selasa, 19 November 2019 - 07:49 WIB

Gelar Forum Sinkronisasi, BKKBN Kalsel Bahas Anggaran DAK

BKKBN Kalsel menggelar forum sinkronisasi perencanaan program dan anggaran DAK bidang KB kabupaten/kota di Hotel Best Western. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan menggelar forum sinkronisasi perencanaan program dan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang KB kabupaten/kota di Hotel Best Western.

Acara yang digelar pada 18 sampai 19 November 2019 bertujuan untuk menyukseskan pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) 2019.

Tujuan lainnya yakni untuk memperhatikan arah kebijakan yang tertuang didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, Target atau sasaran Renstra BKKBN 2019, serta berbagai isu strategis yang berkembang saat ini.

Diantaranya bentuk upaya penguatan Program KKBPK di lapangan adalah melalui DAK Sub Bidang KB.

DAK merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN, kemudian dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

‘’DAK ini adalah sumber pembiayaan yang cukup besar untuk program KKBPK, karena rata-rata setiap Kabupaten/kota mendapat alokasi antara Rp 4 sampai Rp 5 miliar,” ungkap Sekretaris Utama BKKBN Pusat, Nofrijal.

Ada dua kategori perhitungan, penyusunan dan perencanaan yaitu berdasar kategori fisik dan non fisik.

‘’Non fisik baru tiga tahun terakhir berupa kegiatan-kegiatan. Tapi jumlahnya sangat besar dari Rp 2,6 triliun dana DAK BKKBN, Rp 2 triliun untuk non fisik,’’ sebutnya

Dipaparkannya, tiga kegiatan utama yaitu pertama untuk biaya operasional balai penyuluhan yang rata-rata Rp 6 juta sampai Rp 7 juta per bulan. Ke dua, dana operasional yaitu kegiatan di kampung KB antara Rp 95 juta sampai Rp 115 juta per tahun. Ke tiga, dana insentif atau penggerakan program KB di desa rata-rata Rp 600 ribu per bulan yang diberikan kepada para kader KB.

‘’5 program itu yang ada di DAK, tapi belum berefek terhadap hasil kerja. Makanya pertemuan ini untuk mendapat solusi,’’ ungkap dia.

Baca Juga: BKKBN Kalsel Kembangkan Kampung KB Lewat Advokasi Program KKBPK

Baca Juga: Hadapi Bonus Demografi, BKKBN Kalsel Bekali Remaja

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BKKBN Kalsel

Pengunjung Harganas XXVI Diprediksi Tembus Belasan Ribu
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Sinergisitas BKKBN dan Pemkot Banjarmasin Sejahterakan Masyarakat Lewat Kampung KB
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Kalsel Launching Gerakan Haragu Banua
apahabar.com

BKKBN Kalsel

BKKBN Kalsel Lantik 13 Pejabat Fungsional
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Kak Bimo Meriahkan Harganas Kalsel, Catat Tanggal dan Tempatnya
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Harganas XXVI, Eratkan Kekeluargaan lewat One Day for Children
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Evaluasi Pendataan Keluarga, BKKBN Kalsel Gelar Workshop Siga
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Tahun Depan, SMPN 4 Banjarmasin Siap Menjadi Sekolah Siaga Kependudukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com