Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Harga Ayam Masih Tinggi, Konsumen di Marabahan Menahan Diri

- Apahabar.com     Rabu, 13 November 2019 - 14:02 WITA

Harga Ayam Masih Tinggi, Konsumen di Marabahan Menahan Diri

Selama dua pekan terakhir di Pasar Marabahan, harga daging ayam potong masih terbilang tinggi. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sempat terkoreksi menjadi Rp38.000 per kilogram, harga ayam ras di Pasar Marabahan bertahan dengan kenaikan Rp2.000.

Rp38.000 merupakan harga daging ayam ukuran sedang di pengujung Oktober 2019 yang terpantau Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Barito Kuala.

Lantas memasuki pekan pertama November 2019, harga daging ayam ras mulai terangkat menjadi Rp40.000. Harga tersebut bertahan hingga pekan kedua November 2019.

Dibandingkan daerah lain, harga daging ayam di Pasar Marabahan tidak berbeda dengan Pasar Antasari Banjarmasin, sesuai hasil pantauan Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan.

Harga daging ayam sendiri cenderung naik dalam beberapa pekan terakhir. Terutama kalau dibandingkan dengan harga sepanjang September 2019 yang berkisar antara Rp30.000 hingga Rp34.000.

Bahkan dalam beberapa bulan sebelumnya hingga Agustus 2019, harga ayam sempat anjlok hingga menjadi Rp25.000 sampai Rp28.000.

“Harga Rp40.000 itu sudah pasaran sekarang. Mungkin karena disebabkan bertepatan dengan perayaan Maulid, sehingga permintaan juga meningkat,” papar Wiwi, salah seorang warga Jalan Panglima WangkangMarabahan, Rabu (13/11).

Sementara sejumlah pedagang makanan yang menggunakan ayam sebagai menu utama, sedikit menahan diri sambil menunggu harga sedikit lebih murah.

“Oleh karena belum terlihat tanda-tanda turun, terpaksa jumlah ayam yang dibeli lebih sedikit dibanding bulan sebelumnya,” jelas Fatimah, pedagang sate ayam di Jalan AES Nasution.

Secara umum harga beberapa bahan pokok di pekan kedua November 2019, tidak mengalami kenaikan signifikan.

Masih terkait perayaan Maulid, harga telur ayam ras naik dari Rp25.000 menjadi Rp26.000 per kilogram. Sedangkan tomat yang sepekan sebelumnya seharga Rp10.000 per kilogram, naik menjadi Rp13.000.

Baca Juga: Harga Properti 2020 Diprediksi Naik 9 Persen

Baca Juga: GAPKI Dorong Industri Hilir Minyak Sawit Kalsel

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Masyarakat, Yayasan Haji Maming Gelar Sunatan Massal Gratis

Banjarmasin

Simak! Begini Alasan Banjarmasin Perketat Wilayah Perbatasan
apahabar.com

Kalsel

Sumur Bor, Siasat Kebakaran Gambut di Banjarbaru Cuma PHP
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Hujan Bakal Mengguyur Seluruh Wilayah Kalsel Hari Ini

Kalsel

Bikin Mobil Kinclong, Scuto Nano Ceramic Hadir di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Tour De Batola, Peserta Mendekati 1.000 Orang
apahabar.com

Kalsel

Sepekan Berjalan, Sudah Ratusan Warga Datang ke Posko Gugatan Gubernur Sahbirin
apahabar.com

Kalsel

Peduli Lingkungan, Relawan FKH Punguti Tusuk Pentol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com