BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Hari Disabilitas Internasional, Paman Birin Dorong Hak Kesetaraan Anak

- Apahabar.com Jumat, 22 November 2019 - 14:23 WIB

Hari Disabilitas Internasional, Paman Birin Dorong Hak Kesetaraan Anak

Di Hari Disabilitas Internasional, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bertekad untuk menyetarakan hak hidup seluruh masyarakat tanpa terkecuali. apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Memperingati Hari Disabilitas Internasional, Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya menyetarakan hak hidup seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Komitmen itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sahbirin Noor.

Paman Birin, sapaan akrabnya, bakal mendorong Peraturan Daerah atau Perda Nomor 4 tahun 2019 tentang Perundungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

“Saya ingin mereka mendapat akses yang sama. Baik pendidikan, ekonomi, lapangan pekerjaan, olahraga, dan apapun yang berhubungan dengan kehidupan mereka,” ucap Paman Birin di Siring 0 Kilometer, Jumat (22/11) pagi.

Penyandang disabilitas, kata dia, juga dapat menjadi generasi yang unggul. Tentunya ini harus mendapat bantuan penuh dari para stakeholder untuk saling bekerja sama.

“Peringatan ini kita selenggarakan sebagai bentuk nyata perhatian dan kepedulian,” ujar dia.

Sejauh ini, menurutnya, sudah cukup banyak program dan regulasi yang berpihak kepada penyandang disabilitas. Namun yang menjadi tantangan sekarang adalah penerapan aturan agar tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kalsel, Hj Siti Nuriyani memaparkan peringatan Hari Disabilitas Internasional memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas untuk tampil menunjukkan bakat masing-masing yang mereka miliki.

“Membangkitkan semangat mereka lebih tinggi dan berdaya guna,” ucap Siti kepada awak media.

Pelayanan publik di Kalsel sudah dinilai layak bagi penyandang disabilitas. Namun, kendala justru datang dari para orang tua yang malu untuk mengajak anaknya untuk dibina.

Padahal, kata dia, beberapa panti sosial di Kalsel telah memberikan ruang untuk mengasah keterampilan dan bakat sang anak. “Di sana mereka disekolahkan. Ada yang mengambil kursus pijat, macam-macam keterampilan, seperti kerajinan keset dari sabut dan rotan,” sebutnya

Pembinaan itu, selain untuk membangkitkan semangat. Juga untuk membuat mandiri para penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan di masyarakat.

Baca Juga:  Paman Birin Kembalikan Berkas ke Gerindra, Kok Bisa?

Baca Juga: Minus Paman Birin, Tiga Nama Kembalikan Berkas ke Gerindra

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Polresta

Kalsel

Ada Posko Keamanan 24 Jam, Polresta Banjarmasin Jaga Ketat Jembatan Bromo
apahabar.com

Kalsel

Mesum Pelajar Banjarmasin, Psikolog Harap Efek Jera Tak Kucilkan Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Cegah Corona di Kotabaru, Ribuan Masker Dibagikan
apahabar.com

Kalsel

Gara-gara Covid-19, Komisi X DPR RI Minta PON 2020 Ditunda
pahabar.com

Kalsel

Mantan Polisi Terlibat Penyiraman Air Keras Kadiv PAS Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Nekat, 2 Pemuda Tabalong Bawa 1 Kg Sabu dalam Kemasan Teh
apahabar.com

Kalsel

Akhiri Perdebatan, Pelindo III Banjarmasin Siap Kucurkan Rp 3 M

Kalsel

Heboh Hujan Es Guyur Pelaihari, Simak Penjelasan BMKG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com