Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Heboh Ledakan di Tambak Padi, Polisi Data Kerugian Warga

- Apahabar.com Kamis, 28 November 2019 - 09:16 WIB

Heboh Ledakan di Tambak Padi, Polisi Data Kerugian Warga

Dentuman hebat di Tambak Padi sore kemarin tak cumah merusak sejumlah rumah warga. Foto- Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Tak cuma warga, pemusnahan bahan peledak di Tambak Padi ikut menimbulkan kerugian bagi polisi.

Kemarin, Tim Gegana Satuan Brimob Polda Kalsel memusnahkan sejumlah bahan peledak yang telah kedaluwarsa.

Selang kemudian, dentuman hebat disertai angin kencang terasa hingga radius tiga kilometer dari lokasi ledakan.

Getaran yang dihasilkan juga bikin geger warga Banjar dan Banjarbaru, terdengar dari Gambut hingga Liang Anggang.

Selang kemudian, polisi mendata empat unit mobil dinas milik Brimobda Kalsel, dan dua unit mobil minibus rusak berat.

Pun demikian dengan sejumlah rumah warga, gerai mobil, hingga minimarket.

Data terbaru, sejumlah sekolah dan tempat ibadah juga ikut terdampak.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifai memastikan polisi akan bertanggung jawab atas itu semua.

“Saat ini masih dilakukan pendataan terhadap bangunan atau rumah warga yang alami rusak,” terangnya, Kamis (28/11) pagi.

Adapun bahan peledak yang dimusnahkan berjenis dinamit. Sebelum diledakan dinamit itu dirusak terlebih dahulu.

Selanjutnya, dinamit itu dihancurkan dengan menggunakan baket dan dilindas oleh eksavator.

Kemudian direndam ke dalam kolam yang sudah terisi air dan dilakukan penututupan/penimbunan lobang gunakan tanah.

Pemusnahan berjalan selama dua hari, sejak Senin (25/11) hingga Rabu sore kemarin, di Desa Tambak Padi, Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.

Rifai mengatakan jajarannya bakal melakukan evaluasi atas dampak yang ditimbulkan akibat ledakan.

Sementara, fokus saat ini antara lain adalah penanganan warga terdampak.

Tim Kesehatan Brimobda, kata dia, telah turun menjenguk warga yang pingsan akibat ledakan.

“Saat mendengar suara ledakkan, warga Salasiah pingsan dan dirujuk ke RS Idaman Kota Banjarbaru dan sudah kami jenguk,” lanjutnya.

Pendataan masih terus dilakukan sampai saat ini. Kerugian meliputi kaca pecah, TV pecah, bangunan/rumah retak yang berada di tiga desa, yakni Desa Guntung Ujung, Desa Kayu Bawang, Desa Guntung Papuyu. Semuanya masuk dalam wilayah hukum Polsek Gambut.

“Untuk laporan lengkap nanti menyusul,” ujar Rifai mengakhiri.

Baca Juga: Kabid Humas Polda Kalsel Ungkap Fakta Ledakan yang Sempat Menggegerkan Warga

Baca Juga: Dikira Gempa, Dentuman Hebat di Liang Anggang Rusak Rumah Warga

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Kabupaten Paser Belajar Program Kerja ke DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lagi Siang Ini, BMKG Ingat Warga Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Tengok Suami di Banjarmasin, Warga China Malah Tak Bisa Pulang
apahabar.com

Kalsel

Duel Maut Murung Keraton Martapura, Pria Berbadan Besar Tewas Ditikam
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, 8 Warga di Kotabaru Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Air Bersih Macet Di Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Sempat Alami Gangguan, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Kalselteng Kini Aman
apahabar.com

Kalsel

Beda Persepsi Warga dan Dishub Banjarmasin Soal Tutupnya Jalan Adhyaksa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com