Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Horeee, Jembatan Sungai Puting Tapin Sudah Bisa Dilewati

- Apahabar.com     Rabu, 6 November 2019 - 18:54 WITA

Horeee, Jembatan Sungai Puting Tapin Sudah Bisa Dilewati

Terhitung hari ini, Jembatan Sungai Puting Tapin sudah bisa dimanfaatkan oleh warga Hulu Sungai sebagai jalur alternatif menuju Banjarmasin atau Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Terhitung hari ini, Rabu (06/11), Jembatan Sungai Puting di Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, sudah bisa dilewati.

Dengan dibukanya jembatan ini, warga yang hendak menuju Marabahan, Kabupaten Batola melalui Tapin tak perlu lagi mengantre feri penyeberangan.

Untuk diketahui, jembatan ini dibangun sekitar 2 tahun lalu dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Antang Gunung Meratus.

Jembatan menghubungkan jalan ke Kabupaten Barito Kuala tepatnya tembus ke jalur Jembatan Rumpiang Marabahan, dan juga bisa ke Banjarmasin tembus ke Handil Bakti.

Jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan oleh warga Hulu Sungai sebagai jalur alternatif. Perlu diketahui, jarak antarkecamatan CLU dengan Kota Rantau berkisar 30 Kilometer, dan untuk kabupaten tetangga dari Hulu Sungai bisa melewati Kecamatan Kalumpang, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Keberadaan jembatan ini tentu akan memudahkan aktifitas para pelajar, petani ataupun para karyawan perusahaan. Kepada apahabar.com, Camat CLU, Parianata optimistis jembatan ini mampu memacu distrubusi perekonomian Tapin.

“Sebelum selesainya jembatan ini, masyarakat yang ingin melintas baik dari Tapin ataupun dari arah Barito harus antre dengan waktu lama menunggu feri penyeberangan yang dikelola masyarakat,” jelas dia, Rabu (06/11) siang.

Lebih dari itu, terkadang butuh waktu berjam-jam untuk mobil agar bisa menyeberang saat momen hari besar. Namun, bagaimana nasib warga yang menggantungkan sumber penghidupan di feri penyeberangan?

“Tak ada masalah dengan masyarakat pengelola feri, sebelumnya pihak PT. AGM sudah ada pertemuan dan pembahasan terkait dengan pembangunan jembatan ini,” klaim Parianata.
Sejauh ini, pihaknya tengah mengupayakan agar feri penyeberangan tetap bermanafaat untuk sarana susur sungai dan ekowisata Bakantan Tapin yang ada di Lok Bontar Tapin Selatan.

Baca Juga: SK ‘Siluman’ BKPPD Kotabaru: Bupati Ancam Copot Jabatan Zainal Abidin 

Baca Juga: Belajar Kedirgantaraan, Akademi Angkatan Udara Sambangi Syamsuddin Noor

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PASSMA Pukau Pengunjung Barabai Expo 2019
Hujan dan Angin Kencang, Belasan Rumah di Banjarmasin Ambyar!

Kalsel

Hujan dan Angin Kencang, Belasan Rumah di Banjarmasin Ambyar!
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diprakirakan Hujan Lokal Hingga Berawan
apahabar.com

Kalsel

Bea Cukai Banjarmasin Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 5,2 M, Termasuk Sex Toys
Banjir Kalsel

Kalsel

Permohonan Bantuan Rumit, Ketua DPRD Banjar Geruduk BPBD
apahabar.com

Kalsel

Gaduh Mayat Mengapung di Kolam Ikan, Polisi Batola Buka Penyelidikan
apahabar.com

Kalsel

Bagikan 750 Kg Daging Kurban, Kapolres Banjarbaru: Semoga Semua Merasa Bahagia
apahabar.com

Kalsel

Gugah Kesadaran Warga Jaga Lingkungan, Hawang Dipilih Menjadi Kampung Bebas Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com