Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Hujan Abu Tipis Guyur 2 Desa di Sekitar Gunung Merapi

- Apahabar.com Minggu, 17 November 2019 - 13:29 WIB

Hujan Abu Tipis Guyur 2 Desa di Sekitar Gunung Merapi

Gunung Merapi meletus pada pukul 10.46 WIB. Kolom letusan kali ini mencapai tinggi 1000 meter. Foto – Dok. BPPTKG

apahabar.com, MAGELANG – Hujan abu tipis akibat letusan Gunung Merapi mengguyur dua desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/11).

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto, hujan abu tipis turun di Desa Sumber dan Keningar di Kecamatan Dukun.

“Hujan abu tipis, tetapi tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” katanya di Magelang.

“Warga tetap tenang dan waspada,” ia menambahkan.

Desa Sumber dan Keningar berada di Kecamatan Dukun bagian barat daya dengan jarak sekitar 11 sampai 12 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sutar, warga yang tinggal di kawasan sekitar Gunung Merapi, mengatakan bahwa hujan abu tipis turun selama sekitar lima menit. “Namun tidak mempengaruhi kegiatan masyarakat di sini,” ujar dia.

Wisatawan yang berada di Bukit Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, sekitar enam kilometer barat daya Gunung Merapi, menyaksikan letusan awan panas dengan tinggi kolom 1.000 meter dari puncak gunung itu pukul 10.46 WIB.

Edy mengatakan bahwa sampai saat ini status aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada di Level II atau Waspada.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) lewat akun Twitter resminya menyatakan bahwa durasi keluarnya awan panas letusan Merapi 155 detik.

Ketika Gunung Merapi yang berada di wilayah Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) serta Kabupaten Klaten, Boyolali, dan Magelang (Provinsi Jawa Tengah) meletus, angin bertiup ke arah barat sehingga hujan abu jatuh di wilayah Kabupaten Magelang.

BPPTKG mencatat selama pukul 00.00-06.00 WIB terjadi tujuh kali gempa guguran di Gunung Merapi dengan amplitudo 2-10 mm selama 17,6 sampai 21,52 detik, dua gempa hybrid dengan amplitudo 2 mm selama 6.72-7.2 detik, dua gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 44-65 mm selama 11,56-16,16 detik, dan satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 3 mm selama 8.88 detik.

Baca Juga: Venesia Darurat Banjir, Nah!

Baca Juga: Duka Musim Dingin, ACT Kalsel Serukan Kepedulian untuk Palestina

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, Dapat Subsidi Gaji atau Tidak, Cek Caranya
apahabar.com

Nasional

Mitra Kukar Bawa 22 Pemain Hadapi Sriwijaya
apahabar.com

Nasional

Terkait Natuna, Jokowi Tegaskan Tak Ada Tawar-menawar soal Kedaulatan Teritorial RI
apahabar.com

Nasional

5 Petugas Kebersihan JIS Digugat Rp 1,7 Triliun
apahabar.com

Nasional

Ketika UAS Bersua Mbah Moen, Tak Ada Pembicaraan Politik
apahabar.com

Nasional

ABK di Kotabaru Terindikasi Corona, Cuncung: RSUD Ulin Banjarmasin Harus Siap
apahabar.com

Nasional

Ibu-Ibu Pengajian Kusan Hulu Deklarasi Dukung Jokowi – Ma’ruf
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Yogyakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com