Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan

- Apahabar.com     Rabu, 20 November 2019 - 14:24 WITA

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan

Ilustrasi Polisi Indonesia. Foto- Getty Images

apahabar.com, YOGYAKARTA – Polda Yogyakarta sepakat dan mendukung imbauan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Sebelumnya Idham meminta agar jajarannya tak memamerkan gaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya kira kita sangat setuju dan itu mendukung sekali,” kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Yulianto di Mapolda DIY, Rabu, melansir Antara.

Terlepas dari imbauan itu, kata dia, aparat kepolisian memang sepatutnya tidak mengekspose atau memamerkan kemewahan.

“Mewah itu kan dilihat dari perbandingan penghasilan dan apa yang ditampilkan,” kata dia.

Jenderal Pol Idham Azis sebelumnya mengeluarkan imbauan untuk seluruh anggota Polri tidak memamerkan gaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019.

Isi dalam telegram rahasia itu, antara lain anggota Polri diperintahkan agar tidak menunjukkan dan mengenakan atau memamerkan barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

Selain itu, anggota Polri juga diminta tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

Meski demikian, lanjut Yuli, hingga kini belum ada anggota kepolisian di lingkungan Polda DIY yang ditegur sejalan dengan imbauan itu.

Untuk menindaklanjuti imbauan Kapolri itu, menurut dia, pihaknya antara lain akan melakukan pengecekan akun media sosial masing-masing anggota.

“Kita belum menemukan postingan-postingan apakah itu bhayangkari, apakah itu personel Polda (DIY) yang kelihatan dalam medsos bermewah-mewahan,” kata Yulianto.

Baca Juga: Kadiv Humas Polri: Brigjen Dedi Terbaik Selama Jabat Karopenmas Polri

Baca Juga: Sah! Komjen Idham Azis Terpilih Jadi Kapolri Secara Aklamasi

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 62.142 Positif, 28.219 Orang Sembuh
apahabar.com

Nasional

GP Ansor Kutuk Pelarungan Jasad WNI di Kapal China
apahabar.com

Nasional

Respon Lion Air soal Kemunculan Kalajengking di Kabin
apahabar.com

Nasional

Sejumlah Pelanggaran Pemilu Mulai Terendus di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

BPOM Tarik Obat Tekanan Darah Tinggi ARB karena Mengandung NDMA-NDEA
apahabar.com

Nasional

Jadi Calo Ujian Kepangkatan Pegawai, Kejari OTT Oknum BKD Kalteng
Bansos Kemensos

Nasional

Dari Dialog Produktif KPC-PEN, Kemensos: Bansos Bukan Lagi Sekadar Bantuan
apahabar.com

Nasional

MotoGP 2021, Mandalika Bisa Tarik Ratusan Ribu Wisman?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com