ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan

- Apahabar.com Rabu, 20 November 2019 - 14:24 WIB

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan

Ilustrasi Polisi Indonesia. Foto- Getty Images

apahabar.com, YOGYAKARTA – Polda Yogyakarta sepakat dan mendukung imbauan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Sebelumnya Idham meminta agar jajarannya tak memamerkan gaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya kira kita sangat setuju dan itu mendukung sekali,” kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Yulianto di Mapolda DIY, Rabu, melansir Antara.

Terlepas dari imbauan itu, kata dia, aparat kepolisian memang sepatutnya tidak mengekspose atau memamerkan kemewahan.

“Mewah itu kan dilihat dari perbandingan penghasilan dan apa yang ditampilkan,” kata dia.

Jenderal Pol Idham Azis sebelumnya mengeluarkan imbauan untuk seluruh anggota Polri tidak memamerkan gaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019.

Isi dalam telegram rahasia itu, antara lain anggota Polri diperintahkan agar tidak menunjukkan dan mengenakan atau memamerkan barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

Selain itu, anggota Polri juga diminta tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

Meski demikian, lanjut Yuli, hingga kini belum ada anggota kepolisian di lingkungan Polda DIY yang ditegur sejalan dengan imbauan itu.

Untuk menindaklanjuti imbauan Kapolri itu, menurut dia, pihaknya antara lain akan melakukan pengecekan akun media sosial masing-masing anggota.

“Kita belum menemukan postingan-postingan apakah itu bhayangkari, apakah itu personel Polda (DIY) yang kelihatan dalam medsos bermewah-mewahan,” kata Yulianto.

Baca Juga: Kadiv Humas Polri: Brigjen Dedi Terbaik Selama Jabat Karopenmas Polri

Baca Juga: Sah! Komjen Idham Azis Terpilih Jadi Kapolri Secara Aklamasi

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Refleksi Sumpah Pemuda, Jangan Memperluas Perbedaan
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pemakaian Masker Kunci Sebelum Ada Vaksinasi
apahabar.com

Nasional

KPK Tahan Bupati Bengkalis Terkait Suap Proyek Jalan
apahabar.com

Nasional

Ketika Mobil Dinas Jokowi Mogok di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Tetapkan Hanya 6 Pejabat Hadiri Upacara HUT RI di Istana
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Intelijen Negara Mesti Netral
Cuti Bersama 2020 Ditambah, Benarkah?

Nasional

Cuti Bersama 2020 Ditambah, Benarkah?
apahabar.com

Nasional

PSBB Total, Anies Izinkan Ojol Angkut Penumpang di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com