Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Investor Asing Bakal Serbu Indonesia, Investasikan Rp 2.292 Triliun

- Apahabar.com Sabtu, 16 November 2019 - 08:35 WIB

Investor Asing Bakal Serbu Indonesia, Investasikan Rp 2.292 Triliun

ilustrasi investasi. Foto- Net

apahabar.com, JAKARTA – Dalam 4 tahun ke depan, investasi asing bakal menyerbu Indonesia. Potensi investasi yang masuk ke Tanah Air sekitar US$ 163 miliar atau sekitar Rp 2.292 triliun.

“Tadi kita mengharmonisasi ya. Sebenarnya berapa sih di pipeline itu angka investasi sekarang yang bisa terjadi dalam 4 tahun ke depan ini? Yang sudah ada di sini ternyata hampir US$ 163 miliar. Jadi angka yang sangat besar sekali,” ungkap Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsae Pandjaitan.

Informasi yang ia sampaikan berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Luhut menuturkan, para investor asing mengincar berbagai sektor seperti infrastruktur, pariwisata, hilirisasi, dan energi.

“Sekarang satu per satu kita kelompokkan ada tadi bicara ke energi, ada yang bicara tourism, ada juga tadi bicara infrastruktur, hilirisasi, jadi tadi kita kelompokkan. Nah setiap item ini kita inventarisasi satu per satu,” jelas Luhut.

Adapun persentasenya, dari total investasi Rp 2.292 triliun itu, hampir 50% menyuntik ke sektor energi di Indonesia, dan sekitar 23-25% menyuntik ke industri hilir.

“Nah itu memang untuk energi hampir 50 persen, hilirisasi itu ada 23-25 persen per hari ini,” tuturnya.

Luhut membeberkan, beberapa perusahaan asing yang menyuntikkan modalnya ke Indonesia di antaranya China Petroleum Corporation (CPC Taiwan), Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), dan Mubadala (Uni Emirat Arab).

“Jadi sudah ada beberapa yg kita sisir, menyangkut misalnya seperti CPC itu, Mubadala, ADNOC mau masuk dari Abu Dhabi,” imbuh dia.
Luhut menjelaskan, dalam investasi-investasi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk sejalan dengan omnibus law yang tengah digodok pemerintah.

“Presiden sudah kasih perintah bahwa apa yang bisa diakomodasi dengan tadi gunakan omnibus law kita akan jalan jauh lebih cepat dari pada tahun-tahun yang lalu,” papar Luhut.

Terakhir, Luhut memastikan bahwa semua investasi tersebut tak terkendala dengan regulasi di Indonesia. Artinya, perizinannya tak akan dipersulit.

“Nggak ada (kendala), kalau soal izin-izin semua kita selesaikan. Nggak ada izin-izin itu kan di kita semua,” pungkas dia.

Baca Juga: Sukamta Ingatkan ASN Tidak Minta Uang pada Investor

Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Senjata Tarik Investor Asing ke Indonesia

Sumber: Detik.com
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Siapkan 100 Ribu Masker, RNI: Stok Aman untuk Kebutuhan Darurat
apahabar.com

Ekbis

Malaysia Siapkan Rencana Besar Ekspor Durian ke China
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Pastikan Kenyamanan Momen Ramadan dan Idul Fitri 2020
apahabar.com

Ekbis

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Harga Galaxy S10 1TB Tembus Rp25 Juta
Sederet PR Menteri BUMN untuk Bos Baru Garuda

Ekbis

Sederet PR Menteri BUMN untuk Bos Baru Garuda
apahabar.com

Ekbis

Hari UMKM Nasional, Telkomsel Kenalkan Layanan 99% Usahaku di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Tak Pasok BBM ke SPBU, Jika…
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com