Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Januari 2020, 128 Desa Di Batola Rawan Banjir

- Apahabar.com Jumat, 22 November 2019 - 16:00 WIB

Januari 2020, 128 Desa Di Batola Rawan Banjir

Seiring peningkatan curah hujan, banjir menjadi bencana alam yang mengintai Barito Kuala. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Saat ini memang hujan belum merata. Namun diperkirakan sepanjang Januari 2020, hujan semakin intens dan berpotensi membanjiri ribuan hektare lahan di Barito Kuala (Batola).

Awal musim hujan di Batola hampir mendekati perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru. Tepatnya mulai akhir Oktober hingga awal November 2019.

Lantas dari sumber yang sama, curah hujan di Batola diperkirakan mencapai puncak sejak pertengahan hingga akhir Januari 2020.

“Diperkirakan curah hujan berkisar antara 101 hingga 150 milimeter atau termasuk kategori menengah,” papar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto, Jumat (22/11).

Berada dalam kategori menengah, Batola justru berisiko tinggi mengalami banjir, berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana dengan besaran potensi luas bahaya sebesar 294.142 hektare, serta berdampak terhadap 94.320 jiwa.

Penyebabnya adalah bentuk morfologi Batola yang merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0,2 hingga 3 meter dari permukaan laut.

Pun Batola diapit Sungai Barito dan Sungai Kapuas. Selain mempengaruhi tata air dan transportasi, kondisi ini membuat Batola rawan limpasan air, baik yang disebabkan air hujan maupun pengaruh pasang surut air laut.

Limpasan itulah yang membuat banyak wilayah Kecamatan Kuripan, Tabunganen,Mandastana, Jejangkit dan Tabukan tergenang banjir setiap tahun.

Sedangkan Kecamatan Tabukan, Marabahan, Cerbon, Rantau Badauh, Belawang, Anjir Pasar, Alalak, Tamban dan Tabunganen terkena imbas gelombang pasang.

“Meski banjir sudah berulang kali, Batola belum memiliki standar penangangan. Lantas bersama sejumlah stakeholder, kami baru saja memfinalisasi rencana kontijensi banjir,” sahut Sumarno, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola.

“Dokumen tersebut digunakan selama tanggap darurat banjir. Sementara status darurat banjir di Batola diperkirakan dimulai Desember 2019,” imbuhnya.

Dalam rencana kontijensi tersebut, diperkirakan 128 desa/kelurahan rentan terhadap ancaman bencana banjir sungai, serta 6 desa mengalami banjir pesisir.

Tabunganen, Mandastana, Jejangkit, Tabukan dan Kuripan juga diperkirakan masuk klasifikasi tinggi, dengan lama genangan 21 hingga 30 hari, tinggi genangan 30 hingga 120 sentimeter dan luas genangan 55 sampai 100 persen.

“Selain limpasan sungai besar, banjir dari Banjar juga dapat mengalir ke Mandastana dan Jejangkit. Kemudian banjir dari Tapin, dapat mengalir ke Kuripan, Mandastana dan Jejangkit, lalu masuk kembali ke Sungai Barito,” jelas Sumarno.

Selain BPBD, hampir semua SKPD Batola terlibat dalam rencana kontijensi banjir, termasuk Kodim 1005 Marabahan dan Polres Batola,

“Diharapkan dengan rencana kontijensi tersebut, penanganan lebih terstruktur lantaran semua pihak sudah mengetahui tugas masing-masing, termasuk penempatan pengungsi dan pos bantuan,” tandas Sumarno.

Baca Juga: Cara KPw BI Kalsel Libatkan Masyarakat Kendalikan Inflasi

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perangi Covid-19, Polres HST Terjunkan AWC
apahabar.com

Kalsel

Fasilitas Komplit Masjid Al Abrar Kandangan, Tersedia Ruang Pemandian Jenazah
apahabar.com

Kalsel

Kades di Kotabaru Diperingatkan Tak ‘Bermain’ Dana Desa
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis
apahabar.com

Kalsel

Wow, H1 Razia Masker di Tapin Puluhan KTP Disita
apahabar.com

Kalsel

Tiga Serikat Buruh di Kalsel Bersatu Dirikan Aliansi
apahabar.com

Kalsel

Sudah Dioperasi, Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola Stabil
apahabar.com

Kalsel

Anak Petani Hutan Kemasyarakatan Raih Gelar Sarjana Terbaik Fahutan ULM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com