VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Jasad Pria Renta di Sungai Gegerkan Warga Landasan Ulin

- Apahabar.com Selasa, 19 November 2019 - 19:13 WIB

Jasad Pria Renta di Sungai Gegerkan Warga Landasan Ulin

Temuan jasad pria paruh baya di aliran sungai Jalan Ahmad Yani, Km 20.3, bikin gempar warga Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa sore. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Jasad pria paruh baya di aliran sungai kecil bikin geger warga Landasan Ulin Barat, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (19/11) sore tadi.

Sebagian tubuh jasad terendam di aliran sungai, kawasan Ahmad Yani, Km 20.3 Handil Berkat Karya.

Dari keterangan polisi, mulanya seorang saksi mata, Cornelia (42), keluar rumah sekitar pukul 16.00. Hendak mendatangi suaminya di kebun, ia dikagetkan dengan sesosok jasad pria tergeletak.

“Cornelia syok kemudian mengabari Ketua RT, lalu berita penemuan itu diteruskan ke emergensi Landu dan Polsek Banjarbaru Barat. Kami masih lakukan proses penyidikan,” ujar Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob, Selasa malam.

Tak berselang lama, anggota Polsek Banjarbaru Barat turun dan menguak identitas jasad tersebut. “Identitas didapat dari istri korban yang bernama Jumiati (54)” lanjut Bob.

Jenazah diketahui bernama Dany (54), warga setempat.

Sebelum korban ditemukan tidak bernyawa, korban disebut dalam keadaan sakit stroke pada tubuh bagian kiri selama 2 tahun belakangan.

Sementara ini, polisi menduga korban jatuh terpeleset hingga meninggal di sekitar aliran sungai.

“Terjatuh ke sungai kecil berair dengan posisi kepala terendam air sungai. Karena stroke itu, korban tidak dapat membangunkan diri dan mati lemas,” terangnya.

Polsek Banjarbaru Barat pun masih menunggu tim identifikasi Polres Banjarbaru guna mengetahui ada atau tanda kekerasan pada jasad korban.

Sementara, menurut tim Landu, Zaki yang mengantarkan jenazah ke RSUD Idaman, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban.

“Setelah diperiksa pihak rumah sakit, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jadi murni terjatuh ke dalam air,” ujar salah satu petugas Landu, Zaki.

Baca Juga: Menolong Teman, Bocah Perempuan di Kuin Cerucuk Malah Tewas Tenggelam

Baca Juga: Heboh Gadis Muda di Kotabaru Digilir Pemuda Mabuk

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kejar Peringatan HUT RI di Brunei, Tim Touring Kemerdekaan Rela 3 Hari Tidak Mandi
APD Medis di Tapin Minim, Dinkes Terus Mencari

Kalsel

APD Medis di Tapin Minim, Dinkes Terus Mencari   
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Polresta Banjarmasin Kerahkan Ratusan Personel
apahabar.com

Kalsel

Gelombang Rakyat Kalsel Jilid II, Ratusan Massa Mulai Bergerak ke Rumah Banjar
apahabar.com

Kalsel

Dipadukan Kulit, Tas Purun Tikus Berharga Rp1 Juta Lebih
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kalsel: Jumlah ODP Naik 2 Kali Lipat Per 21 Maret
apahabar.com

Kalsel

Refleksi HUT RI ke-74, Pemuda di Tengah Serangan Budaya Asing
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kalsel Finalisasi Raperda Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com