Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Jelang Pilkada, Kalteng Kekurangan Blangko KTP Elektronik

- Apahabar.com Jumat, 22 November 2019 - 04:57 WIB

Jelang Pilkada, Kalteng Kekurangan Blangko KTP Elektronik

Ilustrasi KTP elektronik. Foto – moralriau.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Salah satu permasalahan yang mencuat menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Provinsi Kalimantan Tengah adalah kekurangan blangko pembuatan KTP elektronik (KTP-el).

Kondisi itu langsung mendapat sorotan dari Komisi II DPR RI saat melakukan kunjungan kerja spesifik dengan Pemprov Kalteng untuk membahas tentang persiapan pelaksanaan Pilkada 2020, di Palangka Raya, Kamis (21/11).

“Memang hampir dalam setiap kunjungan kerja kami di berbagai daerah di Indonesia, terkait KTP-el selalu menjadi persoalan,” ujar Ketua Rombongan Saan Mustopa.

Menurutnya, kekurangan blangko pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kalteng pada akhirnya akan mempengaruhi daftar pemilih tetap (DPT) maupun jumlah suara saat pilkada.

KTP-el menjadi salah satu syarat bagi para pemilih, sedangkan surat keterangan atau suket seringkali menjadi persoalan, sebab tidak semua tempat pemungutan suara (TPS) mau menerimanya.

“Untuk itu, masalah ini akan kami bahas lebih mendalam bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bisa segera diselesaikan dan dicarikan solusinya,” katanya.

Saan menegaskan, permasalahan tersebut harus dibahas di tingkat pusat, mengingat kebijakan mengenai blangko maupun KTP-el bukan berada pada pihak daerah. Selama ini pemenuhan jumlah blangko, selalu tidak sesuai kebutuhan yang diajukan daerah.

Komisi II berjanji mendesak Kemendagri untuk memenuhi kebutuhan blangko KTP-el di setiap daerah, termasuk di Kalteng agar nantinya masalah DPT tidak menjadi persoalan yang krusial.

Apabila pada akhirnya kebutuhan blangko itu tidak mampu terpenuhi, maka harus ada komitmen terkait keabsahan suket agar tidak ada lagi TPS yang menolak masyarakat dengan suket.

Lebih lanjut, ia menuturkan banyak hal yang telah disampaikan oleh pemda, KPU, Bawaslu maupun aparat keamanan. Dengan mendengar secara langsung penjelasan, isu maupun persoalan yang dihadapi jelang pilkada, pihaknya berupaya mengakomodir semua keperluan dan membahasnya bersama pemerintah pusat.

Baca Juga: Bupati Tebar 120 Ribu Bibit Ikan di DAM Tringsing

Baca Juga: Tiga Perwira Polres Barito Utara Bergeser

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Penanganan Covid-19 di Kalteng Makin Terkendali
apahabar.com

Kalteng

BPJS Kesehatan Palangka Raya Gencar Sosialisasi Pepres Nomor 64
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kalteng: Sembuh dan Positif Bertambah
apahabar.com

Kalteng

Jadi Wakil Menteri LHK, Gubernur Harapkan Alue Dohong Bisa Bantu Kalteng
apahabar.com

Kalteng

64,82 Gram Sabu Gagal Edar di Muara Teweh, Polres Barut Berhasil Amankan Tiga Orang Tersangka  
apahabar.com

Kalteng

Di Tengah Pandemi, Latihan Perdana Balap Motor Kapuas Resmi Dimulai
apahabar.com

Kalteng

Jam Kerja ASN Pemkab Barut Diundur Akibat Kabut Asap Pekat
apahabar.com

Kalteng

Geger, Seorang Narapidana Lapas Sampit Tewas Tergantung di Teralis Kamar Mandi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com