Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Jokowi Perintahkan Polri Kejar Dalang Bom Medan

- Apahabar.com Rabu, 13 November 2019 - 17:29 WIB

Jokowi Perintahkan Polri Kejar Dalang Bom Medan

Polrestabes Medan menjadi sasaran bom bunuh diri, Rabu (13/11). Pelaku meledakkan diri sekitar pukul 08.45 di dekat kantin. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pihak kepolisian menangkap, mengadili, serta membongkar tuntas dalang pelaku bom bunuh diri yang meledakan Mapolrestabes Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/11) pagi.

“Para pelaku atau kelompok terorisme akan terus dikejar, ditangkap, dan diadili oleh sistem hukum yang berlaku,” kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dari keterangan resminya dikutip dari Republika.co.id.

Menurut Fadjroel, pemerintah tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap aksi terorisme. Pemerintah juga tak akan membiarkan aksi teror tersebut mengganggu keamanan, ketenangan, dan produktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Fadjroel mengatakan, aparat keamanan di Indonesia memiliki keterampilan dan siap mengatasi aksi-aksi terorisme. “Siapa pun individu yang menjadi rakyat Indonesia akan mendapatkan perlindungan keamanan sebaik mungkin dari negara,” ujarnya.

Jokowi juga memerintahkan aparat keamanan segera menangani serangan bom ini. Selain itu, ia meminta aparat terus melakukan pencegahan dan penanggulangan kejahatan terorisme dengan melakukan kerja sama aktif dengan seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat.

Dia menambahkan, ledakan bom di halaman Mapolrestabes Medan merupakan bentuk kejahatan dari kelompok yang tak manusiawi. Enam polisi mendapati luka-luka cukup parah akibat ledakan tersebut.

Sebelum aksi bom bunuh diri di halaman Markas Polrestabes Medan, Fadjroel mengatakan pemerintah tidak akan memberikan sedikit pun celah kepada teroris untuk berkembang di Tanah Air.

Pemerintah, kata Fadjroel, tidak akan membiarkan aksi teror mengganggu keamanan, ketenangan dan produktivitas sosial ekonomi masyarakat. “Siapapun individu yang menjadi rakyat Indonesia akan mendapatkan perlindungan keamanan sebaik mungkin dari negara,” tuturnya.

Seperti diketahui bom bunuh diri meledak di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Kecamatan Medan Timur, Rabu pagi 13 November 2019.

Informasi yang diterima Tagar, ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Bom dibawa oleh dua orang yang beratribut ojek online.

Keduanya masuk lewat pintu yang dijaga personel Polrestabes Medan dengan perlahan. Beberapa detik melangkah ke dalam, bom yang dibawa dua orang itu meledak.

Akibat dari ledakan tersebut 5 polisi dan 1 warga sipil menjadi korban. Keenam korban luka-luka tersebut kini sedang mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Baca Juga: Jaksa Agung Janji akan Hitung Untung dan Rugi TP4 dan TP4D

Baca Juga: Jokowi: Negara Ini Sudah Kebanyakan Peraturan

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tagar #Innalillahi Trending Satu di Twitter, Warganet Berbelasungkawa 
apahabar.com

Nasional

Wabah Corona di Luar China Kian Mengkhawatirkan
apahabar.com

Nasional

Dalam 24 Jam Brazil Catat 16.324 Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Prabowo-Sandiaga Uno Unggul di Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Tragis, Penumpang Kapal Pelni KM Bukit Siguntang Jatuh ke Laut

Nasional

Presiden Jokowi Nyatakan Indonesia Manfaatkan Momentum Krisis Buat Lompatan Kemajuan

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif Bertambah 4.070 Jadi 385.980 Kasus
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Sembuh Jadi 4.575, Positif 19.189
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com