apahabar.com
Habib Seggaf Baharun Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw, kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam GP Ansor, IPNU, dan IPPNU merencanakan akan menggelar tabligh Akbar bersama da’i kenamaan, Dr. Habib Seggaf Baharun dari Surabaya.

Tabligh Akbar yang akan digelar di RTH (alun-alun) Ratu Zalecha Martapura pada Jumat Malam (08/11) mulai pukul 20.00 Wita itu menurut ketua pelaksana, Muhammad S Rifqi, terbuka untuk umum.

“Jadi kita mengundang secara umum seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk berhadir pada acara tersebut,” kata pria yang juga Ketua GP Ansor Kabupaten Banjar.

Habib Seggaf, selain seorang intelektual yang telah menghasilkan beberapa karya tulis ilmiah, juga seorang habib yang pernah mengenyam pendidikan Islam di Rubath Al-Madinah, yang diasuh Al-Allamah Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith di kota Madinah.

Sementara ayahnya, Habib Hasan Baharun (pendiri Pondok Pesantren Darul Lughah Wad Dakwah Bangil) adalah salah seorang murid kesayangan Habib Muhammad bin Alawi Al-Maliki, Makkah.

Diceritakan Rifqi, sebelum Habib Seggaf pulang ke Indonesia, Habib Muhammad bin Alawi Al-Maliki memanggilnya seraya mengembangkan tangannya seperti orang yang hendak memeluknya. Maka segera ia menghampiri Al-Maliki dan memeluknya.

Setelah saling berdekatan, tiba tiba Al-Maliki mengigit bibirnya hingga mengeluarkan darah. Atas kejadian itu, sang ayah, Habib Hasan Baharun, mengatakan, “Dengan gigitan itu, insyâ Allâh, Abuya (panggilan akrab Al-Maliki-Red) akan memberikan sir-nya kepadamu, dan insyâ Allâh kamu akan menjadi seorang ahli khutbah/penceramah.”

Benar saja, hingga saat ini, selain dikenal sebagai ulama intelek yang memimpin Pondok Pesantren Putri Dalwa Bangil, Habib Seggaf juga dikenal jago ceramah.

“Hal inilah yang kemudian membuat kami meminta beliau untuk menjadi penceramah dalam acara tabligh akbar peringatan maulid Nabi tahun ini,” kata Rifqi.

Selain berguru dengan Habib Zein bin Smith, Habib Seggaf juga berguru kepada banyak habaib lainnya. Diantaranya Habib Salim Asy-Syatiri, Habib Muhammad Al-Hamid, Habib Abdullah Ba’bud, Habib Abdullah Al-Masyhur, dan lain-lain

“Karenanya, sangat rugi kalau kita tidak bisa ikut hadir. Setidaknya untuk mengambil barokah ilmu-ilmu para Habaib,” lanjut Rifqi.

Selain Habib Seggaf, panitia juga akan menghadirkan group maulid Al-Husna sebagai pembaca syair-syair maulid.

Baca Juga: Kiat Muslim Amerika Penuhi Kebutuhan Daging Halal

Baca Juga: Bincang Tentang Gus Dur dan Abah Guru, Ulama Masa Kini yang Makamnya Ramai Diziarahi

Editor: Muhammad Bulkini