Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Kalteng Dukung KLHK Tertibkan Perusahaan Perkebunan Langgar Aturan

- Apahabar.com     Minggu, 3 November 2019 - 05:45 WITA

Kalteng Dukung KLHK Tertibkan Perusahaan Perkebunan Langgar Aturan

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. Foto – wartakota.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk menertibkan maupun menindak perusahaan perkebunan yang melanggar aturan.

“Gubernur sebagai perpanjangan atau perwakilan pemerintah pusat di daerah, tentu mendukung setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng Rawing Rambang di Palangka Raya, Sabtu (02/11).

Menurutnya setiap perusahaan perkebunan yang melanggar aturan dan ada keputusan pengadilannya, akan segera ditindaklanjuti. Gubernur melalui Disbun Kalteng, akan menyurati bupati terkait hal tersebut, sebab yang berhak mengambil tindakan adalah pihak kabupaten.

Seperti keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya yang memenangkan gugatan KLHK RI terhadap PT Arjuna Utama Sawit (AUS) atas karhutla di lokasi lahannya seluas 970 hektare di Katingan.

PT AUS dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum atas kebakaran hutan dan lahan di lokasi perkebunannya dan dihukum untuk membayar ganti rugi materiil, serta biaya pemulihan lingkungan hidup Rp261 miliar. Putusan hakim PN itu lebih rendah dibandingkan gugatan KLHK RI yaitu Rp359 miliar.

Ramai diperbincangkan apakah PT AUS adalah anak perusahaan besar dari Musim Mas Holdings Pte Ltd yang berpusat di Singapura, Rawing menyatakan bahwa hal itu tidak benar.

“PT AUS bukanlah anak perusahaan dari Musim Mas,” ucapnya.

Lebih lanjut Rawing memaparkan, dalam setiap tahunnya pihaknya rutin melakukan sosialisasi maupun rapat koordinasi dengan perusahaan perkebunan di Kalteng. Salah satu tujuannya, yakni mensosialisasikan kebijakan atau aturan terbaru yang harus dipatuhi.

Termasuk sanksi-sanksi yang berpotensi perusahaan terima, apabila terbukti melakukan pelanggaran. Di Kalteng ada sekitar 23 perusahaan perkebunan yang menjadi fokus pemprov karena masuk dalam daerah lintas dan sekitar 169 perusahaan yang menjadi kewenangan kabupaten.

“Jika perusahaan di kabupaten ada yang bermasalah, maka kami akan menyurati bupati selaku pembina, penanggung jawab serta pengawas di daerah tersebut,” tegas Rawing.

Baca Juga: Ingat! Pelihara Cucak Rowo Cs di Kobar Bisa Kena Pidana

Baca Juga: Masalah Kelangkaan Elpiji di Kalteng, Ini Penjelasan Dinas ESDM

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelepasan benih ikan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas di kolam milik salah satu pembudidaya ikan di Kecamatan Tamban Catur. Foto/Istimewa

Kalteng

Dua Desa di Kapuas Dibantu Puluhan Ribu Benih Ikan
apahabar.com

Kalteng

Pemilik Wisma Plamboyan Eks Lokalisasi Merong Diamankan Polres Barut

Kalteng

Geger! Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di DAS Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Pilgub Kalteng, Golkar Push Kader Dampingi Sugianto Sabran
apahabar.com

Kalteng

2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kobar Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalteng

Kapuas Raih Penghargaan Kabupaten Paling Inspiratif 2020 di Kalteng

Kalteng

Waket I Dewan Barut: Pihak Ketiga Diharapkan Bantu Percepatan Pembangunan
apahabar.com

Kalteng

Lokalisasi Merong Gulung Tikar, Ini yang Diungkapkan Jiin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com