BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir Di Tengah Situasi Krisis Global, FAO dan IRRI Puji Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia
agustus

Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan

- Apahabar.com     Sabtu, 16 November 2019 - 13:00 WITA

Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Hj Suciati memaparkan kepada wartawan soal Tunggakan yang hingga kini belum juga dibayar BPJS Kesehatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Hingga kini BPJS Kesehatan belum juga memenuhi kewajiban membayar tunggakan Rp 60 miliar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin.

Padahal kondisi rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu sudah ‘di ujung tanduk’. Sebab dari Juli hingga Agustus 2019, BPJS Kesehatan belum juga memenuhi kewajiban membayar tunggakan.

Pihak rumah sakit bahkan sudah melayangkan tagihan ke pihak BPJS. Rencana akan dibayar segera sebelum akhir tahun.

“Jangan sampai awal tahun belum cair, kita rumah sakit bisa bahaya. Nanti bagaimana menjalankan pelayanan,” ujar Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin Hj Sucianti, Sabtu (16/11).

Menurutnya, tunggakan tersebut bisa membuat RSUD bangkrut lantaran kritisnya keuangan. Tunggakan BPJS berimbas ke operasional RSUD Ulin yang sudah mulai ngos-ngosan.

Namun pihaknya tak mau memutuskan mengambil pinjaman bank. Langkah itu tak ingin diambil Sucianti, meski tidak ada pilihan lagi.

Padahal talangan diambil untuk memastikan pelayanan RSUD di Jalan Ahmad Yani Km 1 itu tetap berjalan.

“Kita tak ambil risiko itu, yang bisa kita harapkan cuma BPJS membayar tunggakannya. Jika hutang di Bank, kasihan RSUD melayani dengan dana hutangan,” tuturnya.

Sedangkan tunggakan BPJS ke RSUD Ulin Banjarmasin pada September hingga Desember akan dibayar tahun 2020.

Menurutnya, kisaran dananya kemungkinan mencapai 100 Milyar lebih.

“Tahun depan juga semoga tak telat untuk membayar tunggakannya,” imbuhnya.

Sucianti menambahkan pihaknya pun masih berharap dengan pihak BPJS untuk membayar tunggakannya. Itu agar RSUD bisa mengakses layanan kesehatan kepasian yang ingin berobat.

Selain itu untuk membayar makan pasian, obat, gajih pegawai dan listrik yang merupakan kebutuhan wajib.

Kemudian untuk peralatan kesehatan, pihaknya ingin membaik yang sifatnya sangatlah urgent melayani pengunjung.

“Mudahan mudahan tunggakan BPJS ini bisa dilunasi agar kita bisa membayar kewajiban RSUD,” tegasnya.

Baca Juga: Utang BPJS ke RSUD Ulin, Manajemen Harap-Harap Cemas

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menggandeng Kalsel Peduli, Ini Langkah Koramil Banjarmasin Barat

Kalsel

Heboh, Muncul Poling Online Bakal Calon Bupati Tapin 2024-2029
apahabar.com

Kalsel

Sempat Disorot Presiden Jokowi, Dinkes Kalsel Upayakan Percepatan Penurunan Stunting
Truk Tercebur

Kalsel

Tragedi Truk Tercebur di Trisakti Banjarmasin, Indikasi ‘Penumpang Gelap’ Menguat
polisi

Kalsel

Enam Kapolres di Kalsel Dirotasi, Berikut Nama-namanya
Ansharuddin

Kalsel

Jabatan Ansharuddin Berakhir 17 Februari, Plh Bupati Balangan Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Imbauan RSUD Ulin: Sinar Matahari dan Tidur Cukup
Kampus Poliban

Kalsel

Mulai 15 November, Poliban Gelar Kuliah Tatap Muka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com