Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan

- Apahabar.com Sabtu, 16 November 2019 - 13:00 WIB

Keuangan RSUD Ulin ‘Di Ujung Tanduk’, Memelas BPJS Kesehatan Bayar Tunggakan

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Hj Suciati memaparkan kepada wartawan soal Tunggakan yang hingga kini belum juga dibayar BPJS Kesehatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Hingga kini BPJS Kesehatan belum juga memenuhi kewajiban membayar tunggakan Rp 60 miliar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin.

Padahal kondisi rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu sudah ‘di ujung tanduk’. Sebab dari Juli hingga Agustus 2019, BPJS Kesehatan belum juga memenuhi kewajiban membayar tunggakan.

Pihak rumah sakit bahkan sudah melayangkan tagihan ke pihak BPJS. Rencana akan dibayar segera sebelum akhir tahun.

“Jangan sampai awal tahun belum cair, kita rumah sakit bisa bahaya. Nanti bagaimana menjalankan pelayanan,” ujar Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin Hj Sucianti, Sabtu (16/11).

Menurutnya, tunggakan tersebut bisa membuat RSUD bangkrut lantaran kritisnya keuangan. Tunggakan BPJS berimbas ke operasional RSUD Ulin yang sudah mulai ngos-ngosan.

Namun pihaknya tak mau memutuskan mengambil pinjaman bank. Langkah itu tak ingin diambil Sucianti, meski tidak ada pilihan lagi.

Padahal talangan diambil untuk memastikan pelayanan RSUD di Jalan Ahmad Yani Km 1 itu tetap berjalan.

“Kita tak ambil risiko itu, yang bisa kita harapkan cuma BPJS membayar tunggakannya. Jika hutang di Bank, kasihan RSUD melayani dengan dana hutangan,” tuturnya.

Sedangkan tunggakan BPJS ke RSUD Ulin Banjarmasin pada September hingga Desember akan dibayar tahun 2020.

Menurutnya, kisaran dananya kemungkinan mencapai 100 Milyar lebih.

“Tahun depan juga semoga tak telat untuk membayar tunggakannya,” imbuhnya.

Sucianti menambahkan pihaknya pun masih berharap dengan pihak BPJS untuk membayar tunggakannya. Itu agar RSUD bisa mengakses layanan kesehatan kepasian yang ingin berobat.

Selain itu untuk membayar makan pasian, obat, gajih pegawai dan listrik yang merupakan kebutuhan wajib.

Kemudian untuk peralatan kesehatan, pihaknya ingin membaik yang sifatnya sangatlah urgent melayani pengunjung.

“Mudahan mudahan tunggakan BPJS ini bisa dilunasi agar kita bisa membayar kewajiban RSUD,” tegasnya.

Baca Juga: Utang BPJS ke RSUD Ulin, Manajemen Harap-Harap Cemas

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

H-4 Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, Jumlah 893 Relawan Kebersihan Diyakini Terus Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Prostitusi via Online di Tanjung, Polisi Tangkap Seorang Mucikari
apahabar.com

Kalsel

Gatriwara: Orang Tua Harus Paham Hak Anak
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Pulau Sugara Alalak Siap Sahur Bareng Paman Birin Malam Ini!
apahabar.com

Kalsel

Berbeda Pilihan, Wali Kota tak Ingin Masyarakat Terpecah
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Kukuhkan 15 Tim UP3
apahabar.com

Kalsel

Kader PDIP Bantu 100 APD untuk Tim Medis di Tala
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Rekomendasikan Dana Pilkada 2020 Rp 210 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com