Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Kunjungi Gamchoen Busan, Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi Kepala Daerah

- Apahabar.com Minggu, 24 November 2019 - 19:33 WIB

Kunjungi Gamchoen Busan, Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi Kepala Daerah

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi menikmati indahnya "Desa Warna-Warni" Gamcheon, Busan, Korea Selatan, sambil menikmati minuman dan makanan kecil yang tersedia di salah satu kafe di desa yang menjadi pusat ekonomi tersebut, Minggu (24/11). Foto – Antara/Joko Susilo

apahabar.com, BUSAN – Di sela menghadiri KTT Republik of Korea (ROK)-ASEAN, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi berkunjung ke “Desa Warna-Warni” Gamcheon, Busan, Korea Selatan.

“Saya kira ini sebuah rencana yang sangat baik. Paling tidak, ide-ide seperti ini bisa memberikan inspirasi bagi kepala daerah kita, kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita bahwa dari yang sebelumnya kumuh tidak tertata, kemudian bisa ditata dan bisa mendatangkan peningkatan ekonomi bagi masyarakanya,” kata Jokowi kepada wartawan di Busan, Minggu (24/11).

Presiden bersama Ibu Negara didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi tiba Gamchoen pada pukul 14.40 Waktu Setempat (WS) atau pukul 12.40 WIB.

Gamchoen merupakan ikon wisata yang menampilkan rumah berwarna warni yang menjadi pusat ekonomi, budaya dan pendidikan di wilayah tenggara Korea Selatan.

Presiden dan Ibu Negara berjalan sekitar 500 meter menyusuri Gamchoen, dan para pedagang dan wisata yang ada dengan lambaian tangan. Mereka juga sempat mengabadikan kedatangan Kepala Negara ini dengan kamera gawainya.

Selanjutnya Jokowi dan rombongan mampir ke salah satu kafe dan naik ke lantai dua menikmati indahnya rumah-rumah yang padat berada di lereng pegunungan dan di pinggir laut, namun terlihat indah karena bercat warna-warni.

Jokowi mengaku kedatangannya ke Gamchoen ini bersama Dubes Umar Hadi untuk melihat kampung yang sebelumnya kumuh dan disulap menjadi indah ini.

Presiden mengakui bahwa di Indonesia ada beberapa desa di Indonesia seperti ini, namun belum dikemas secara maksimal untuk dijadikan pusat ekonomi.

“(Desa ini) dilakukan penataan, pengecetan tetapi juga kegiatan pemberdayaannya diisi. Jadi misalnya di sini kita bisa beli, ada kafe bisa minum kopi tapi murah. Kemudian juga ini makanan-makanan dikemas dengan sangat bagus, diberikan brand dan ya penyajuajiannya sangat murah,” kata Jokowi.

Jokowi berharap hal-hal seperti bisa ditiru dengan modifikasi-modifikasi yang dibuat dan ada perbaikan kampung diisi kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif untuk masyarakat yang diangkat,” katanya.

Jokowi mengatakan kampung atau desa yang ada di Indonesia mampu membangun seperti ini, karena bukan sesuatu yang sulit.

“Saya kira sudah di Indonesia, mungkin diperbanyak dan dengan versi yang berbeda,” harap Jokowi.

Baca Juga: Layaknya UAS, Ustaz Riza Muhammad Juga Dicekal di Hong Kong

Baca Juga: Kongres I SMSI, Pemilihan Ketum Jadi Agenda Utama

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Vaksin Covid-19 Anak dan Dewasa Bisa Beda, Begini Penjelasan Ahli
apahabar.com

Nasional

Pesan Ketum MHM: BPD dan BPC Hipmi Bali Jaga Soliditas
apahabar.com

Nasional

Mendikbud: Pendidikan Jarak Jauh Dapat Dipermanenkan
apahabar.com

Nasional

Viral, Intip Nama-Nama Calon Ketum PSSI
apahabar.com

Nasional

Sabar! Kemendikbud Belum Umumkan Kegiatan Belajar Mengajar
apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Maruf Amin, Video Ahok Buka-bukaan Soal Langkah Besarnya Jika Jadi Presiden RI
apahabar.com

Nasional

Indonesia Miliki Fondasi Sangat Kuat untuk Transformasi Digital
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Banyak Kendala Aturan Teknis pada Proyek Tol Trans Sumatera
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com