MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Lagi, Sidang Kasus Pencabulan di Ponpes Limpasu Ditunda Hakim

- Apahabar.com Kamis, 7 November 2019 - 14:56 WIB

Lagi, Sidang Kasus Pencabulan di Ponpes Limpasu Ditunda Hakim

Terdakwa AJM ditemani Kuasa Hukumnya, Nazmaniah Imberani memasuki ruang persidangan di PN Barabai Kelas II. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI– Untuk kesekian kalinya, sidang kasus pencabulan oknum pengasuh pondok pesantren di Limpasu, Hulu Sungai Tengah (HST) berinisial AJM (61) tertunda. Rekan korban tak hadir.

Sebelumnya, AJM didakwa mencabuli sembilan santriwati.

“Sidang ditunda hingga minggu depan karena ada saksi yang kami hadirkan berhalangan,” kata Kuasa Hukum AJM, Nazmaniah Imberan saat ditemui apahabar.com di Posbakum Pengadilan Negeri (PN) Barabai Kelas II, Kamis (7/11).

Pantauan media ini, sidang sempat berjalan pada pukul 10.00 di ruang sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Ziyad.

Persidangan sudah memasuki pekan ke 9. Seperti pada pekan ke-8, Kuasa hukum AJM menghadirkan tiga saksi meringankan. Yakni, dua supir terdakwa dan pengawas sekaligus ustadz di Ponpes yang dipimpin terdakwa.

Sedangkan pada hari ini, 3 saksi yang dihadirkan kuasa hukum yakni, Mila dari Dinas Sosial, S dan ayahnya. Karena 2 diantaranya tak hadir yakni, ayahnya S dan Mila, sidang pun ditunda oleh hakim.

Nazmaniah menjelaskan S merupakan teman korban TR dan KA harus mendapat pendampingan dari ayahnya ketika bersaksi di persidangan. Selain itu terdakwa juga menghendaki agar saksi, ayahnya S dihadirkan. Karena itu hakim akhirnya menunda persidangan.

“Sebenarnya, saya ingin agar sidang berlanjut. Namun menurut hakim, itu hak terdakwa untuk menghadirkan saksi. Jadi sidang pun ditunda,” jelas Nazmaniah.

Untuk pekan depan, kuasa hukum akan menghadirkan kembali para saksi itu. Apabila kuasa hukum tidak bisa menghadirkan maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa.

“Kita hanya ingin segera menyelesaikan sidang ini saja. Soal keputusan itu hak hakim,” ujar Nazmaniah mengakhiri.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Sempat Alot

Baca Juga: Sidang Lanjutan Pencabulan 9 Santriwati Limpasu Hadirkan Saksi Ahli

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.cpm

Hukum

Sempat Kejar-kejaran, Kurir Sabu di Tanbu Akhirnya Diringkus
apahabar.com

Hukum

Pria Kelayan Gagah-gagahan Todongkan Pisau, Langsung Diburu Polisi
apahabar.com

Hukum

Dikenal Pendiam, Ibu Korban Penusukan Jembatan Lima Sesalkan Kepergian Anaknya
apahabar.com

Hukum

KPK Cegah Empat Petinggi Waskita Karya
apahabar.com

Hukum

Jelang Pelantikan Tsai Ing-wen, Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan
apahabar.com

Hukum

KPK Benarkan Telah Geledah 3 Lokasi di Tasikmalaya
apahabar.com

Hukum

Polri Petakan Jaringan ISIS di Indonesia
apahabar.com

Hukum

BNN Buka Catatan Harta Rp5,2 Miliar Milik Napi Cantik di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com