Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Lempar Botol dan Marahi Kapolres, Gubernur Kalteng Buka Suara

- Apahabar.com     Minggu, 3 November 2019 - 10:54 WITA

Lempar Botol dan Marahi Kapolres, Gubernur Kalteng Buka Suara

Usai pertandingan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersalaman dengan salah satu pemain belakang Persib Bandung, N Kuipers di ruang ganti. Foto-Detik/Diskominfo Kalteng

apahabar.com, PALANGKARAYA – Setelah viral, Gubernur Kalimantan Tengah akhirnya buka suara terkait aksi pelemparan botol ke lapangan.

“Saya kecewa dengan kepemimpinan wasit,” ujar Sugianto Sabran, melansir Detik.com, Minggu (03/11) pagi.

Tak cuma melempar botol, Sugianto juga tertangkap kamera memarahi Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul Siregar.

Sugianto marah karena mendapat teguran dari Timbul. Aksi Sugianto disebut memicu suporter lainnya untuk melempar botol ke lapangan.

Aksi Sugianto saat pertandingan Kalteng Putra menjamu Persib Bandung itu terekam kamera penonton. Seketika, videonya beredar luas di jagat dunia maya.

Dalam laga panas kemarin malam, Kalteng Putra yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi harus keok di kandang sendiri 0-2.

Setelah video beredar luas, warganet mengecam aksi Sugianto. Mayoritas menilai arogansi itu tak pantas ditunjukan oleh seorang pejabat publik.

“Ini yang namanya pejabat memberikan contoh yang baik,” sindir Dini Rahman, salah satu pemilik akun facebook, dalam postingannya.

Namun begitu, Sugianto berharap aksi pelemparan botol itu tak dijadikan polemik. Dirinya mengaku kecewa dengan wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

“Sebetulnya itu cuma mengingatkan. Wajar menurut saya, daripada masyarakat Kalteng yang marah dan beberapa kali tidak pernah berubah. Mau jadi apa persepakbolaan Indonesia kalau begini terus. Kepemimpinan wasit dan PSSI tidak berani mengambil tindakan tegas,” jelasnya.

Soal video marah-marah ke AKBP Timbul Siregar, Sugianto meminta agar tidak dibesar-besarkan.

“Mengenai Kapolres itu, Beliau yang menunjuk dan meminta saya turun. Saya turun waktu itu. Sebetulnya nggak ada masalah. Saya kan bapaknya Pak Kapolres juga, jadi sangat bijak, saya datangi dan meminta maaf. Tapi bukan karena saya salah,” ujarnya.

Inti dari peristiwa itu, kata dia, adalah wujud keprihatinannya terhadap kondisi persepakbolaan di Indonesia. Ke depan, dia berharap sepakbola di Indonesia bisa lebih baik dan profesional.

“Prihatin dengan keadaan sepakbola Indonesia. Saya berpikir pemerintah daerah capek-capek mengurus bola, oknum di PSSI dan wasitnya tidak pernah berubah,” sesalnya.

Laga Kalteng Putra Vs Persib Bandung digelar di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jumat (1/11). Malam itu, Sugianto datang menonton langsung dari tribun utama.

Namun di tengah jalannya pertandingan, ia kecewa karena wasit yang memimpin dianggap tidak profesional.

“Saya datang untuk menonton pertandingan yang indah dan fair,” jelas Sugianto.

Kemarahan Sugianto memuncak ketika Patrich Wanggai dikartu merah wasit Abdul Rahman dari Jakarta di menit ke-29.

“Kalau Persib yang melakukan pelanggaran, diingatkan saja. Tapi, ketika Kalteng Putra melakukan pelanggaran, langsung diberi kartu kuning, dan ini terjadi beberapa kali kali sampai pada akhirnya pemain Kalteng Putra diberi kartu merah. Kan persib yang melakukan kesalahan, kenapa kartu merah diberikan sepihak dan Kalteng Putra beberapa kali permainan dirugikan oleh wasit. Kalau nggak salah empat kali,” jelasnya.

Dari tribun utama, Sugianto menunjuk-nunjuk ke arah lapangan. Sebotol air mineral pun melayang dari tangan orang nomor satu di Kalteng itu.

Sugianto yang tampak berang memilih turun dari tribun penonton menuju pinggir lapangan.

Usai menuruni anak tangga, Sugianto langsung menghampiri Kapolres Palangkaraya AKPB Timbul RK Siregar yang lebih dulu berada di pinggir lapangan. Adu mulut sempat terjadi.

Meski kecewa, Kadis Kominfo Provinsi Kalteng Herson B Aden mengatakan Gubernur Sugianto tetap legawa.

Pertandingan ditutup dengan baik. Tanpa keributan. Sugianto kemudian menyapa hangat seluruh suporter, pemain dari kedua tim, termasuk aparat keamanan.

Dari foto yang beredar, Sugianto tampak mendatangi ruang ganti Persib Bandung dan bersalaman dengan N Kuipers, salah satu libero Maung Bandung.

apahabar.com

Sugianto juga menyalami para aparat yang melakukan pengamanan, termasuk dengan AKBP Timbul Siregar. Foto-Detik/Diskominfo Kalteng

Baca Juga: Terungkap, Motif Gubernur Sugianto Lempar Botol Saat Kalteng Putra Keok

Baca Juga: Indonesia Berduka, Pembalap Muda Tewas di Sirkuit Sepang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penyelundupan 245 Ribu Baby Lobster Senilai Rp 37 M ke Singapura Berhasil Digagalkan
apahabar.com

Nasional

Kapal China Terus Memprovokasi, TNI Kerahkan 8 KRI dan Empat F-16 ke Natuna
apahabar.com

Nasional

RS UMMI Terancam Ditutup Terkait Hasil Swab Habib Rizieq
apahabar.com

Nasional

Kabareskrim: Akan Ada Proses Hukum Lanjutan Pengacara Djoko Tjandra
apahabar.com

Nasional

Terbitkan Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo!
Maling

Nasional

Maling Apes, Niat Bobol Motor Incaran, Tak Sadar Pemilik Berdiri di Belakang
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut 2 Orang di Indonesia Positif Virus Corona
rawan bencana

Nasional

Warning! RI Peringkat Tertinggi Negara Rawan Bencana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com